Virus Corona di Malang

Cegah Penyebaran Covid-19, 22 Pasar Rakyat di Kota Malang Telah Dilengkapi Wastafel Portabel

Wastafel portabel tersebut diperoleh dari bantuan berbagai macam instansi yang didapatkan oleh Pemkot Malang.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/hum
Wastafel portabel yang terletak di satu pasar rakyat di Kota Malang, April 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, sebanyak 22 pasar rakyat yang berada di Kota Malang telah dilengkapi dengan wastafel portabel.

Wastafel portabel tersebut diperoleh dari bantuan berbagai macam instansi yang didapatkan oleh Pemkot Malang.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto, menyampaikan, ada empat instansi yang telah memberikan bantuan wastafel tersebut.

Antisipasi Serbuan Pemudik saat Pandemi Covid-19, Pemkot Batu Siapkan 380 Ruangan Karantina Mandiri

Sidak Pasar Gadang, Wali Kota Malang Sutiaji Temukan Banyak Warga Belum Terapkan Physical Distancing

Empat instansi tersebut ialah Pertamina, Gojek, Grab dan dari Poltek Malang.

"Untuk yang dari Poltek langsung diserahkan kepada kami Diskoperindag. Total ada 9 unit yang telah disebar ke sejumlah pasar," ucapnya.

Dia menambahkan, wastafel merupakan bagian yang paling penting dalam mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Untuk itu, dengan meletakkan wastafel portabel tersebut di sejumlah pasar, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

"Baik masyarakat ataupun pedagang bisa mencuci tangan setelah atau sebelum melakukan aktivitas," ujarnya.

Polresta Malang Kota akan Gelar Patroli Sahur, Sosialisasi Physical Distancing dan Jaga Kamtibmas

Pantau Ketat Pemudik yang Nekat Pulang Kampung, Pemerintah Dirikan Cek Poin di Pintu Masuk Blitar

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, sebelumnya telah menyampaikan sebuah protokol berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

Yaitu menekankan agar di dalam pasar rakyat harus menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, penempatan bilik Sico (Sikat Corona), pengaturan jarak layanan, penyemprotan disinfektan, dan penggunaan masker.

Hal itu dilakukan, agar dapat mencegah penyebaran virus Corona.

"Khusus berkaitan dengan pandemi Covid-19, sejak awal sudah saya tekankan dan langsung saya advokasi ke pasar untuk memperhatikan protokol terkait dengan Covid-19," ucap Sutiaji.

Jelang Ramadhan, Pangkalan Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Malang Kebanjiran Pasokan

Tahlilan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Tulungagung, Satgas Temukan 12 Orang Positif

Pria kelahiran Lamongan itu juga meminta kepada masyarakat dan pendagang agar tetap menggunakan masker pada saat bertransaksi.

Sekaligus mengimbau mereka juga menerapkan physical distancing pada saat pandemi Covid-19.

"Kepada para pedagang kami imbau sebisa mungkin menggunakan pelindung tangan untuk memberi layanan kepada pembeli. Karena saya kira itu penting," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved