Pria Pekalongan Ini Ancam Lempar Korban Demi Bisa Rebut Motor, Babak Belur Dibogem Warga di Gresik

Aksi seorang pria asal Pekalongan yang hendak melakukan aksi pencurian motor seorang remaja di Gresik berhasil digagalkan.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Pelaku, Muhammad Maskur diamankan di Mapolsek Manyar, Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Aksi seorang pria asal Pekalongan yang hendak melakukan aksi pencurian motor seorang remaja di Gresik berhasil digagalkan.r

Pelaku berperawakan kurus itu harus menerima bogem mentah warga.

Aksi pencurian itu terjadi di atas jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, saat salat tarawih, Jumat (24/4/2020) sekitar pukul 19.00 Wib.

PSBB Gresik Berlaku Mulai 28 April, Tim Gabungan Perketat Tujuan Kendaraan, Suhu Penumpang Dicek

Penerapan Jam Malam Saat PSBB di Gresik Beda Tiap Wilayah, Ada yaag Tak Boleh Keluar Seusai Tarawih

Besok, Sosialisasi Penerapan PSBB di Kabupaten Gresik

Salah satu saksi mata, Hidayat (50) warga Desa Sembayat RT 19/ RW 04, Kecamatan Manyar, mengatakan bahwa pelaku beraksi seorang diri. Saat itu anak laki-laki usia sekitar 15 tahun tengah mengendarai motor Vario warna hitam. Tepat di atas jembatan Sembayat lama.

"Pelaku itu mau merebut motor korban. Korbannya masih kecil, mungkin masih SMP," kata Hidayat, Sabtu (25/4/2020).

Korban saat itu dipaksa untuk menyerahkan motornya, namun sempat melawan. Namun karena postur yang tak sebanding, korban pun berteriak minta tolong.

"Untung ada salah satu pengendara motor melintas naik n-Max kalau tidak salah. Korban teriak-teriak ditolong karena takut dilempar dari atas jembatan," terangnya.

Warga dan pengendara yang melintas rama-ramai mendatangi. Pelaku langsung dijadikan samsak hidup. Petugas dari Polsek Manyar mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.

Warga yang geram membuat pakaian yang dikenakan pelaku robek.

Hanya mengenakan celana pendek, pelaku yang diketahui bernama Muhammad Maskur asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah langsung diangkut petugas.

Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Suhari mengatakan bahwa pelaku yang telah diamankan itu saat diperiksa jawabannya tidak jelas.

"Kami masih tunggu hasil pengecekan psikologis pelaku. Saat dimintai keterangan ngelantur," pungkasnya.

Barang bukti, motor Vario milik korban langsung diamanakan. Dari tangan pelaku, pihaknya juga mendapati surat keterangan di salah satu Rumah Sakit (RS) di Pekalongan. Dalam surat tersebut, pelaku didiagnosa menderita Skizofrenia Paranoid.

"Ada surat keterangan kontrol di poli jiwa tahun 2019 lalu dan kartu kontrol berobat pasien," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved