Virus Corona di Blitar
UPDATE CORONA di Kota Blitar Selasa 28 April, Jumlah Kumulatif ODR Covid-19 Capai 1.462 Orang
Didik Jumianto mengatakan, ada penambahan sebanyak 95 ODR Covid-19 di Kota Blitar pada Selasa (28/4/2020).
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Jumlah orang dalam risiko (ODR) terpapar virus Corona atau Covid-19 di Kota Blitar terus bertambah.
Saat ini, jumlah kumulatif ODR di Kota Blitar sebanyak 1.462 orang.
Satgas Penanggulangan Covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Didik Jumianto, mengatakan, ada penambahan sebanyak 95 ODR di Kota Blitar pada Selasa (28/4/2020).
"Ada tambahan 95 ODR baru hari ini. Jadi jumlah kumulatif ODR hingga sekarang ada 1.462 orang," kata Didik Jumianto.
• Dampak PSBB Surabaya, Bus Tujuan Blitar-Surabaya di Terminal Patria Tidak Boleh Beroperasi 14 Hari
• UPDATE CORONA di Tulungagung 28 April, Kasus Positif Melonjak, Ada Sumber Penularan Belum Diketahui
Dikatakannya, orang dari luar kota yang masuk zona merah datang ke Kota Blitar masuk kategori ODR.
Menurutnya, hampir semua kota/kabupaten di Jawa Timur saat ini masuk zona merah penyebaran Covid-19.
"Siapa saja dari luar kota yang masuk zona merah datang di Kota Blitar kami masukkan ODR," ujarnya.
Sedang jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Kota Blitar sampai sekarang sebanyak 30 orang.
Dari total itu, sebanyak 26 sudah selesai dipantau dan sisanya empat orang masih proses dipantau.
Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Blitar saat ini sebanyak 185 orang. Ada tambahan tiga ODP baru pada Selasa (28/4/2020).
Dari total ODP itu, sebanyak 157 orang sudah selesai dipantau, 27 orang masih proses dipantau, dan satu orang meninggal.
• Hindari Pemotor yang Belok Tiba-tiba, Mitsubishi Lancer Nyemplung ke Sungai Desa Teguhan Madiun
• Hasil Rapid Test 18 Santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Asal Banyakan Kediri, Dua Orang Positif
"Untuk jumlah kumulatif pasien dalam pengawasan (PDP) ada tiga orang. Dua PDP sudah sembuh dan satu PDP masih dalam pengawasan. Satu PDP dalam pengawasan ini baru masuk rumah sakit kemarin," kata Didik.
Didik menjelaskan, satu PDP masih dalam pengawasan adalah laki-laki berusia 67 tahun asal Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Tetapi, satu PDP itu tinggal di wilayah Kabupaten Blitar.

Satu PDP itu memiliki riwayat perjalanan dari Bali pada 15 April 2020 dan sempat singgah di Lumajang pada 17 April 2020.