Breaking News:

PSBB Surabaya

Harga Gula Pasir di Pasar Tradisional Surabaya Turun Tipis, Pedagang Jual Rp 17 Ribu per Kilogram

Harga gula di Pasar Tradisional di Surabaya terpantau menurun memasuki seminggu Ramadhan.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Arie Noer Rachmawati
Istimewa
Ilustrasi gula 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di tengah pandemi Corona yang tak kunjung reda, bahkan saat memasuki bulan Ramadhan, harga gula di Pasar Tradisional di Surabaya terpantau menurun.

Berdasarkan pemantauan TribunJatim.com, Kamis (30/4/2020) di Pasar Wonokromo dan Pucang Anom, harga gula pasir terpantau menurun.

Satu di antara pedagang sembako di Pasar Wonokromo, Jefri mengatakan, harga gula pasir alami penurunan.

Pentingnya Tingkatkan Waspada Corona, Kadindes Bangkalan: Orang Tanpa Gejala Covid-19 Lebih Bahaya

"Sekarang harga gula pasir per kilogramnya saya jual seharga 17 ribu, harga ini menurun jika dibandingkan dua minggu yang lalu atau sebelum berlakunya PSBB Surabaya, harganya mencapai 18.500," kata Jefri kepada TribunJatim.com.

Menurunnya, harga gula pasir tidak hanya terjadi di Pasar Wonokromo, namun juga di Pasar Pucang Anom Surabaya.

Satu di antara pedagang sembako di Pasar Pucang Anom Surabaya, yakni Agus mengatakan harga gula pasir mengalami penurunan.

Bocor ke Publik Rahasia China Bisa Sembuhkan 60 Ribu Lebih Pasien Covid-19, Bisa Ditiru Indonesia?

VIRAL VIDEO 2 Bule Ngamen di Pasar NTB, Istri Gendong Bayi, Lihat Nasibnya: Demi Makan, Sulit Balik

"Gula pasir sekarang harganya per kilonya 17 ribu, sedangkan harga sebelumnya saat dua minggu yang lalu mencapai 18 ribu," ungkap Agus.

Jefri dan Agus juga mengatakan, meski kondisi jualannya tengah sepi pembeli, keduanya sepakat untuk tetap berjualan terus hingga idul fitri nanti.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved