Semarak Ramadan 2020

Menyikapi Ramadan Di Tengah Pandemi. Prof Abd A'la : Harus Arif dan Bijaksana

Dikatakan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof Abd A'la bahwa sesama manusia harus berbuat baik dan menjaga kebaikan itu

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
Tribunnews.com
Ramadhan Kareem 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Selain ibadah, juga sikap harus dijaga baik antar sesama. 

Dikatakan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof Abd A'la bahwa sesama manusia harus berbuat baik dan menjaga kebaikan itu, terutama dalam menghadapi Ramadan tahun ini yang dirasa sangat "berbeda" dari tahun-tahun sebelumnya.

"Di tengah Pandemi Covid-19 ini aturannya kan sudah jelas imbauan medisnya bagaimana. Jadi kalau harus mentaati aturan yang ada," ujarnya, Jumat, (1/5/2020). 

Sementara itu, banyak juga di sebagian wilayah tidak menerima jenazah Covid-19. Menurut dia ini merupakan tindakan yang berdosa. 

Profil-Biodata Syekh Ali Jaber, Ulama Madinah Juri Hafiz Indonesia & Hafal Alquran Usia 10 Tahun

Apakah PDP Boleh Tidak Berpuasa, Berikut Penuturan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya

ASDP Ketapang Banyuwangi Hentikan Penjualan Tiket Penumpang, Pemudik dari Bali Tidak Bisa ke Jawa

"Apalagi menurut medis itu sudah aman dan sudah memenuhi standar ya harus diterima. Dimanapun dimakamkan," imbaunya. 

Pengasuh Ponpes Annuqayah, Guluk, Sumenep, Madura mengatakan inti iman dari seseorang adalah sabar dan bersyukur. 

"Kita sabar menerima ujian ini, sabar tidak menerima berita-berita yang tidak jelas juga. Kita harus optimis dan ikuti yang ahli. Jangan menafsiri sendiri di luar apa yang tidak kita ketahui," bebernya kepada TribunJatim.com

Oleh sebabnya, dia menilai harus bijaksana dalam bersikap. Menjaga satu sama lain. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved