Virus Corona di Gresik

Anggota DPRD Gresik Masuk Daftar Penerima BLT Covid-19, Bappeda Bereaksi, Data Beredar Tidak Update

Bappeda Gresik menyebut data penerima BLT Rp 600 yang ada anggota DPRD merupakan data lama yang belum diupdate.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar data daftar penerima BLT Covid-19 Kabupaten Gresik, salah satu nama penerima yang masuk dalam daftar ialah anggota DPRD Gresik, Hamzah Takim. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Media sosial di Kabupaten Gresik dihebohkan dengan nama anggota DPRD Gresik masuk daftar penerima jaring pengaman sosial (JPS) dengan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu imbas pandemi Corona atau Covid-19.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) Kabupaten Gresik menyebut data yang beredar itu sebagai data terbuka yang belum update.

Kepala Bappeda Gresik, Hermanto Sianturi, menuturkan data yang beredar tersebut belum bisa dipastikan akan mendapat bantuan JPS karena hanya usulan calon penerima.

BREAKING NEWS - Nama Anggota DPRD Gresik Masuk Daftar Penerima BLT Covid-19, Netizen Geger: Wah!

Data yang beredar di media sosial Facebook itu merupakan data terbuka yang dikirimkan dari Dinas Perikanan sebagai calon penerima JPS dari sektor petani tambak.

“Tidak langsung menerima, nama yang ada didata itu akan diverifikasi Pemdes melalui Musdes,” ucap Sianturi, Minggu (3/5/2020).

Disinggung mengenai data yang tidak update, pihaknya tak menampik anggapan jika data kemiskinan yang dikeluarkannya masih belum update.

Tragedi Makan Bersama Berujung Petaka, 1 Keluarga di Sulawesi Terkena Corona, Kondisi Kota Mencekam

Sikap Tak Terduga Maling Burung Kicauan di Malang, Hasil Curiannya Dikembalikan, Pemilik Kaget

“Memang data itu tidak update, karena data itu dinamis. Kita ambil contoh kalau di Dispendukcapil ada pemutahiran reguler, makanya data kemiskinan juga dilakukan hal yang sama. Yang jemput bola seharusnya desa kerena yang lebih tahu. Misal ada orang meninggal, harusnya desa kirim data ke OPD terkait agar lapor untuk NIK dihapus," terangnya.

Setelah diusulkan dari Pemdes, nanti pihaknya akan melakukan verifikasi ulang kembali agar tak terjadi tumpang tindih penerima bansos JPS di Gresik.

"Kami pastikan tidak akan tumpang tindih, karena kami aplikasi dan database," tambah dia.

Anggota DPRD Gresik Hamzah Takim Viral Masuk Daftar Penerima BLT Covid-19, Buka Suara: Itu Data Lama

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan Gresik, Choirul Anam meminta maaf atas insiden tersebut.

"Mohon maaf tadi sudah saya klarifikasi dan perbaiki bersama Bappeda, jadi itu salah, kemarin penyuluh perikanan masih memberikan data lama dan sudah kami perbaiki, semua data dari kami oleh para Kades akan di filter semua di tingkat musdes dan muskel berdasarkan NIK, sehingga tidak ada dobel sasaran dan apalagi orang mampu ini akan dibahas di tingkat musawarah desa," pungkasnya. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved