Virus Corona di Gresik
Nasib Penjual Bongko Kopyor Kuliner Gresik Saat Ramadhan, Pandemi Corona Bikin Omzet Turun Drastis
Pandemi Covid-19 ikut mempengaruhi penjualan kuliner khas Gresik selama Ramadhan, bongko kopyor.
Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/WILLY ABRAHAM
Fathonah saat membuat bongko kopyor di rumahnya di Desa Sidomukti, Kecamatan Manyar, Selasa (5/5/2020).
"Sekarang pembelinya hanya sekitar sini saja, padahal dulu diburu orang Malang, Sidoarjo," katanya.
Fathonah mencoba menawarkan kuliner khas Gresik lainnya yaitu Tetel Bumbu.
Karena wabah pandemi Corona, banyak di antara perajin jajanan khas Ramadhan itu gulung tikar.
• 3 Rekomendasi Olahraga Ringan saat Puasa Ramadhan di Masa Pandemi Corona, Bisa Dilakukan di Rumah
Di Desa Sidomukti sendiri, jika sebelumnya ada banyak warga yang memproduksi jajanan, kini hanya tinggal 4 orang yang bertahan.
"Semoga saja cepat selesai Corona ini," harapnya.
Penulis: Willy Abraham
Editor: Arie Noer Rachmawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bongko-kopyor-kuliner-khas-gresik.jpg)