Virus Corona di Malang

Pemkab Malang Godok Aturan Kunjungan Pariwisata, Akan Diterapkan setelah Pandemi Covid-19 Usai

Aturan tersebut diberlakukan agar masyarakat tetap aman dalam melakukan wisata, jika pada akhirnya pandemi virus Corona sudah dinyatakan berhenti.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Pembahasan rencana peraturan berwisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, di Ruang Rapat Anusapati, Rabu (13/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Pariwisata Kabupaten Malang bakal menerapkan aturan kunjungan pariwisata bagi wisatawan setelah pandemi virus Corona atau Covid-19 usai.

Aturan tersebut diberlakukan agar masyarakat tetap aman dalam melakukan wisata, jika pada akhirnya pandemi virus Corona sudah dinyatakan berhenti.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, menerangkan, aturan yang akan diberlakukan adalah penyediaan fasilitas cuci tangan, anjuran jaga jarak, dan menjaga tempat wisata tetap steril.

"Kita kesamaan visi memang itu tujuannya, kita akan menyamakan persepsi," ujar Made Arya Wedhantara seusai gelar pertemuan di Ruang Anusapati Pemkab Malang, Rabu (13/5/2020).

Made Arya Wedhantara menambahkan, adanya pandemi seperti saat ini memang menjadi pukulan telak bagi perkembangan bisnis wisata.

PSBB Malang Raya Bakal Berlaku 17 Mei 2020, DPRD Jatim Nilai Persiapan Belum Optimal

Website PPDB 2020/2021 Kota Malang Ganti ke Alamat ini, Beroperasi 24 Jam, Dikbud: Agar Lebih Cepat

Pria asal Bali itu menegaskan, pihaknya tetap menerapkan penutupan tempat wisata sampai dinyatakan aman.

"Tetap ditutup. Jika dibuka akan membahayakan pengelola dan pengunjung pariwisata," ujar Made Arya Wedhantara.

Made Arya Wedhantara menerangkan, regulasi mengenai standar kesehatan kunjungan wisata masih akan terus dimatangkan. Sehingga pada saat pandemi selesai, aturan tersebut siap diterapkan.

Sementara itu, Konsultan Perencanaan Pariwisata, Ari Basuki menerangkan, pemerintah daerah perlu membuat peraturan kunjungan wisata setelah Covid-19 berlalu.

Sopir Angkot Geruduk Pendopo Malang Tagih Bantuan Rp 600 Ribu, Bupati Sanusi Beri Solusi Beras 10 Kg

Pedagang Sayur Kota Batu Positif Covid-19 dengan Pneumonina Berat, Tambah Total Kasus Jadi 6 Orang

"Salah satunya aturan destinasi wisata, rencana pemasaran pariwisata, dan rencana induk kelembagaan ini. Unsur kesehatan dan keselamatan perlu diterapkan dalam kunjungan wisata setelah Covid-19," kata Ari Basuki.

Ari Basuki memprediksi, kunjungan tempat wisata akan dibanjiri oleh wisatawan lokal. Sedangkan wisatawan asing masih menunggu waktu.

"Prediksinya lonjakan kunjungan adalah domestik. Mancanegara masih menunggu lama," ujar Ari Basuki.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved