Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Malang

Sopir Angkot Geruduk Pendopo Malang Tagih Bantuan Rp 600 Ribu, Bupati Sanusi Beri Solusi Beras 10 Kg

Kantor Pendopo Panji Kepanjen, Kabupaten Malang, mendadak ramai didatangi oleh sejumlah sopir angkutan umum. Mereka menuntut soal bantuan tunai.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Para sopir angkot mendatangi Kantor Bupati Malang di Pendopo Panji, Kepanjen, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kantor Pendopo Panji, Kepanjen, Kabupaten Malang, mendadak ramai didatangi oleh sejumlah sopir angkutan umum, Selasa (12/5/2020).

Para sopir menagih janji Pemkab Malang tentang pemberian bantuan senilai Rp 600 ribu per orang.

Bantuan yang dijanjikan Pemkab Malang adalah bantuan langsung tunai bertajuk penanganan warga terdampak Covid-19.

Narko (40) sopir angkot di Kepanjen mengaku, dirinya bersama rekan sejawat sopir punya hak mendapatkan bantuan tersebut.

Narko menceritakan, pada tanggal 16 April 2020 lalu pihaknya sudah melakukan pendataan guna mendapat bantuan.

Sayangnya, hingga kini bantuan uang tunai belum dikantongi.

Imbas Covid-19, Pelaku Usaha di Kota Malang Akui Hanya Bisa Bertahan sampai Juni 2020

Berkerumunnya Warga Berpotensi Tularkan Covid-19, Pasar Pagi Kota Batu Terapkan Physical Distancing

Dia mengatakan, seharusnya, akhir April 2020 bantuan sudah dibagikan, tapi sampai saat ini pihaknya belum mendapat bantuan jaring pengaman sosial (JPS).

"Belum kami dapatkan bantuan Rp 600 ribu itu. Makanya kami datang ke sini untuk menanyakan kejelasannya," ujar Narko yang juga koordinator sopir angkot.

Para sopir juga mempertanyakan kepada Dinas Pehubungan Kabupaten Malang yang juga menjanjikan pencairan bantuan tersebut.

Mereka mengaku bosan dengan alasan yang dilontarkan Dishub.

"Katanya masih proses validasi. Lah teman-teman ini sudah tidak sabar," ujar Narko.

Satu ODGJ di RSJ Menur Surabaya Berstatus PDP Covid-19 Jalani Tes Swab, Rujukan dari Lawang Malang

Dirut RSUD dr Soetomo: Mayoritas OTG Covid-19 di Jatim Berusia 30-39 Tahun, Positif Didominasi Pria

Narko bersama rekan sesama sopir angkot berharap segera mendapat kejelasan pemberian bantuan.

Mengingat pandemi virus Corona membuat pendapatan mereka merosot tajam.

Tak lama kemudian, Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menemui para sopir yang sudah menunggu realisasi janji Pemkab Malang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved