Virus Corona di Kediri

PMI Informasikan Covid-19 Tak Ditularkan Lewat Darah, Warga Kota Kediri Kembali Antusias Donor Darah

Perlu diinformasikan ke masyarakat bahwa Covid-19 tidak ditularkan lewat darah. Imbauan ini membuahkan hasil, masyarakat Kediri mulai berdonor darah.

TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Pendonor sedang mendonorkan darahnya di Kantor PMI Kota Kediri, Rabu (13/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Di tengah pandemi virus Corona atau Covid 19, stok persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri masih aman.

Permintaan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) sebanyak 80 persen dipenuhi berkat antusiasme masyarakat donor darah ke Kantor PMI Kota Kediri.

Kepala PMI Kota Kediri, dr Ira Widyastuti, mengatakan, permintaan BDRS Kota Kediri terdiri dari RSUD Gambiran, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Baptis, dan Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan sebanyak 1.200 kantong per bulan.

PMI Kota Kediri berhasil memenuhi sekitar 80 persen meski pendonor pada masa pandemi virus Corona saat ini turun 70 persen.

“Stok darah kami 70 persen berasal dari mobile unit, 30 persen dari pendonor yang datang ke kantor. Pada saat pandemi, banyak kantor di wilayah Kota Kediri tutup sehingga supply darah berkurang,” kata dr Ira Widyastuti di kantornya, Rabu (13/5/2020).

Diungkapkan, pada saat Pemkot Kediri mengumumkan work from home (WFH) pada 16 Maret 2020, seminggu setelahnya, tak ada satu pun pendonor yang datang ke kantor.

UPDATE CORONA di Kediri Rabu 13 Mei, Kasus Positif Covid-19 Melonjak, 11 Orang Jalani Tes Swab

Bupati Rijanto Cairkan BLT Covid-19 untuk 220 Desa di Kabupaten Blitar, Disaksikan Gubernur Jatim

Hal itu menjadikan kekhawatiran pada stok darah yang ada. Sehingga andalannya tinggal pendonor yang datang ke kantor PMI.

Pada saat hari biasa, pendonor di kantor bisa menghasilkan 40-60 kantong darah per hari. Meski tak ada yang mendonor, persediaan darah masih aman sebab masih ada stok darah dari bulan sebelumnya.

“Kami sempat khawatir. Tapi kemudian, penyuluhan dari PMI Pusat dan juga kami di daerah terus gencar, akhirnya setelah seminggu, warga mulai berani datang ke kantor untuk donor darah,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved