PSBB Malang Raya

PSBB Malang Raya, Aksi Donor Darah Tak Terganggu

Proses donor darah di Kota Malang tidak terganggu meski sedang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya.

aminatus sofya/tribunjatim
Warga saat donor darah di Kantor UTD PMI Kota Malang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Proses donor darah di Kota Malang tidak terganggu meski sedang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya.

Rerata setiap harinya, sekitar 100 kantong darah berhasil dikumpulkan oleh UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang.

“Sampai pukul 12.00 WIB kalau melihat data yang masuk sudah 39 kantong. Rata-rata setiap jamnya 10 orang. Kalau kemarin berhasil kami kumpulkan 137 kantong,” ujar Kasi Pengelolaan Donor UTD PMI Kota Malang Agus Tri Prasetyo, Selasa (19/5/2020).

Selama PSBB, kata Agus, PMI memang mendorong para pendonor datang langsung ke Kantor UTD yang terletak di Jalan Buring karena donor darah kolektif di sejumlah instansi diliburkan. Dia menjamin proses donor darah di kantor UTD PMI dilakukan sesuai anjuran pemerintah.

Edarkan Tembakau Gorilla dan Pil Koplo, Pemuda di Surabaya Ini Diringkus Polisi

Jaksa Agung Imbau Seluruh Jajaran Kejaksaan Tinggi Maupun Negeri Untuk Tidak Mudik

Rumor Kepindahan James Rodriguez dari Stadion Santiago Bernabeu, Tinggal Selangkah Lagi?

“Kemarin ada gereja yang mau minta saya suruh ke sini aja daripada nanti nggak enak kan, bertentangan dengan kebijakan,” katanya.

Dia mengatakan stok darah untuk semua golongan di Kota Malang aman. Bahkan, klaim Agus, stok darah di Kota Malang lebih baik dari kabupaten/kota lain yang ada di Jawa Timur.

“Golongan semua aman, paling aman di Malang kalau di jatim, tidak sampai kosong,” tuturnya.

Agus berharap keinginan warga Kota Malang untuk donor darah terus tinggi meski sedang dilanda pandemi virus Corona atau Covid-19.

Apabila aktivitas masyarakat dibatasi selama PSBB, ia meminta pemerintah untuk melonggarkan jika tujuannya untuk donor darah.

“Bisa minta surat keterangan RT/RW mungkin bahwa masyarakat tersebut memang akan donor. Jadi ada solusi agar tidak terganggu,” ujar Agus.

PMI juga masih menyediakan bonus berupa beras seberat 5 kilogram untuk para pendonor selama bulan Ramadan. Bonus tersebut masih tersedia sampai Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

“Sampai Lebaran nanti paket akan diberikan,” tutup Agus.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved