Berita Persebaya Surabaya

Bisa Pengaruhi Program Tim, Manajer Persebaya Surabaya Desak PSSI segera Tentukan Nasib Liga 1 2020

Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mendesak PSSI segera menentukan nasib Liga 1 2020, karena menentukan rencana program peserta kompetisi.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN
Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, saat latihan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) segera menentukan nasib kompetisi Liga 1 2020.

Sebab, keputusan itu dinilai Candra Wahyudi sangat menentukan rencana peserta kompetisi dalam menentukan program, baik jangka pendek, menengah, hingga panjang.

PSSI menangguhkan sementara Liga 1 dan 2 2020 sejak akhir Maret hingga 29 Mei mendatang akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Namun, hingga kini PSSI belum memberikan keputusan apakah kompetisi dilanjut atau tidak, karena masih menunggu keputusan pemerintah terkait darurat Covid-19.

"Tadi kami sudah menyampaikan saran serta masukan kepada PSSI terkait kelanjutan kompetisi," terang Candra Wahyudi seperti dikutip dari laman resmi PSSI setelah mengikuti rapat virtual dengan PSSI dan perwakilan klub Liga 1 2020, Rabu (27/5/2020).

Cerita Lebaran Bek Persebaya Arif Satria di saat Pandemi Covid-19, Banyakan di Rumah sampai Rendang

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Arema FC Tambah Poin Pembahasan soal Hak Komersial

Pada kesempatan itu pula, Candra Wahyudi sampaikan banyak hal yang didiskusikan.

Termasuk masing-masing perwakilan tim kontestan Liga 1 menyampaikan kondisi real terkini di daerah masing-masing.

"Selain itu, update perkembangan Covid-19 di tempat kami (Surabaya) dan sekitarnya. Setiap daerah tentu berbeda dinamika persebaran Covid-19 dan belum tahu ujungnya kapan berakhir," kata Candra Wahyudi.

Sementara itu, dalam rapat itupula, Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun menyampaikan bahwa timnya mengikuti apa nanti keputusan PSSI terkait kompetisi.

Akibat Covid-19, Winger Persebaya Bayu Nugroho Tak Punya Persiapan Khusus Sambut Hari Lebaran

Pesan Aji Santoso pada Penggawa Persebaya Surabaya saat Libur Panjang Hari Raya Idulfitri

Ia juga memberikan situasi terkini bahwa hingga saat ini transportasi udara di Papua masih belum dapat dilakukan.

"Persipura tidak masalah bila kompetisi harus berhenti atau lanjut, kami sudah siap dengan dua opsi tersebut," kata Bento.

Plt Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengapresiasi klub-klub yang memberikan saran serta masukan pada rapat virtual itu.

Setelahnya PT LIB akan segera membuat kesimpulan untuk diserahkan kepada PSSI.

Sebulan Penuh Bersama Keluarga, Gelandang Persebaya M Alwi Slamat: Ramadhan ini Sangat Spesial

Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020, Dua Penggawa Persela Lamongan Pilih Ikuti Keputusan PSSI

Sebelum akhirnya melakukan rapat virtual dengan perwakilan tim Liga 1 2020, PSSI juga melakukan rapat virtual dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).

"Kami sudah menyiapkan skema atau opsi bila kompetisi dihentikan atau lanjut. Tapi semua wewenang ada di PSSI," kata Sudjarno.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved