Virus Corona di Jawa Timur
Saat ini RSUD dr Soetomo Surabaya Kelebihan Kapasitas Pasien Covid-19
RSUD dr Soetomo Surabaya mengalami kelebihan kapasitas pasien Covid-19, kata Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya Joni Wahyuhadi
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - RSUD dr Soetomo Surabaya mengalami kelebihan kapasitas pasien Covid-19.
Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya , Joni Wahyuhadi menjelaskan saat ini rumah sakit yang dipimpinnya merawat lebih dari 170 orang.
Padahal jumlah tempat tidur yang tersedia di RSUD dr Soetomo untuk merawat pasien Covid-19 ada 155 buah.
"RSUD dr. Soetomo tempat tidurnya memang 1.445. Tetapi tidak semua tempat tidur itu boleh untuk merawat pasien Covid-19. Karena harus ada syaratanya. Salah satunya negatif preasure (bertekanan negatif), harus ada APD yang cukup yang sesuai standar, tenaganya harus dilatih," ujar Joni, Rabu (27/5/2020).
Joni mencontohkan, pada Selasa (26/5/2020), UGD RSUD dr. Soetomo kedatangan 31 pasien Covid-19. Padahal masih ada 15 pasien Covid-19 yang masih dirawat di ruang UGD karena menunggu penataan ruang khusus isolasi Covid-19.
Artinya ada 46 pasien Covid-19 yang harus menjalani perawatan di UGD RSUD dr. Soetomo.
Kemudian, kata Joni, RSUD dr. Soetomo sebelumnya telah merawat 133 pasien Covid-19. Artinya, jika ditambah pasien yang ada di UGD, jumlahnya mencapai 179 orang dari kapasitas 155 tempat tidur.
Hal ini memaksa pihak rumah sakit untuk menyulap ruangan-ruangan lainnya agar bisa digunakan untuk merawat pasien Covid-19.
• Begini Proses, Persiapan Perjalanan Udara Yang Wajib Dipahami Calon Penumpang Lion Air Group
• Kasus Melandai Usai PSBB, Khofifah Sebut Malang Raya Bisa Mulai Siapkan ‘New Normal’
• Sambut New Normal, Mal BG Junction Surabaya Sudah Beri Edukasi Aturan Protokol Ke Pengunjung
"Akibatnya pagi ini kawan-kawan saya di sana harus dengan cepat me-make up ruangan-ruangan untuk menampung itu," ujar Joni yang juga Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur.
Joni pun kembali mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
Mulai dengan membiasakan diri memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)
Joni meminta protokol kesehatan tersebut, harus diterapkan di mana pun. Termasuk di pasar atau di pusat perbelanjaan lainnya.
"Saya masih melihat banyak pasar yang belum menerapkan social distancing. Terus terang saya saat melihat dua pasar nangis saya. Karena saya bandingkan dengan keadaan di rumah sakit," kata Joni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dirut-rsud-dr-soetomo-saat-mencoba-robot-tomo-untuk-ruang-isolasi-pasien-covid-19.jpg)