Berita Viral

VIRAL Barang Branded Berjamur di Mal, APPBI Pastikan Tak Terjadi di Tempat Perbelanjaan Malang Raya

APPBI Malang Raya angkat bicara soal isu banyaknya barang branded berjamur di mal atau tempat perbelanjaan, yang viral di media sosial.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Barang branded berjamur di mal viral di media sosial. Namun belum diketahui lokasinya, Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia ( APPBI ) Malang Raya angkat bicara soal isu banyaknya barang branded berjamur di mal atau tempat perbelanjaan, yang viral di media sosial.

APPBI Malang Raya menjamin hal itu tidak akan terjadi di mal yang ada di Malang Raya.

Isu itu ramai diperbincangkan di media sosial setelah ada postingan dan pesan berantai yang menunjukkan kondisi barang-barang branded banyak yang sudah berjamur.

Kejadian yang tidak diketahui lokasinya di mana tersebut membuat masyarakat resah.

Pasalnya, sejak adanya pandemi virus Corona atau Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah di Indonesia, mal-mal banyak yang tutup.

"Kalau kabar itu di Malang, saya rasa kurang benar. Meski mal di sini secara operasional tutup. Tapi secara maintenance (pemeliharaan) kami tetap berjalan," ucap Ketua APPBI Malang Raya, Suwanto, Jumat (29/5/2020).

Polresta Malang Kota-Kodim 0833 Kota Malang Pastikan 69 Kampung Tangguh Siap Hadapi New Normal

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Didominasi Kelompok Usia 50 Tahun ke Atas

Dengan tutupnya mal di Malang Raya tersebut, kata Suwanto, justru menjadi sebuah keuntungan untuk menjamin kebersihan di dalam mal.

Dikarenakan, para pekerja di mal bisa dengan leluasa membersihkan seluruh sudut mal karena tidak adanya pengunjung.

"Bagi saya, pesan berantai dan yang ada di media sosial itu tidak benar. Saya 15 tahun di mal jadi saya tahu dan saya maintenance (pemeliharaan) betul-betul," ucapnya.

Dia menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan dengan baik kabar bahwa mal di Malang Raya akan beroperasi pada 1 Juni 2020 nanti.

Balita Asal Lumajang Positif Covid-19 Bersilaturahmi Lebaran, 29 Orang di Malang Berpotensi Tertular

Gubernur Jawa Timur Khofifah Puji Solidaritas Masyarakat Malang Raya dalam Menghadapi Covid-19

Baik itu dari segi kebersihan, hingga segi lainnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

"Lima hari sebelum buka kami sudah bersih-bersih. Kami sudah sosialisasikan ke seluruh anggota kami. Misalkan buka, jika masih ada yang jorok itu kurang tepat. Karena maintenance kami masih jalan untuk memperketat kebersihan, tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved