Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Rahasia Pengais Sampah Terungkap, Pria ini Ternyata Miliader, Bisnis Tak Sembarangan, Lihat Sosoknya

Siapa sangka, pengais sampah di jalanan ini ternyata memiliki background yang luar biasa.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Januar
Sixt Tone dan Pixabay.com
Zhong Congrong saat mengais sampah dan ilustrasi miliader. 

Lantas mengapa Zhong mau repot-repot memunguti sampah di jalan?

Umi Pipik Meradang Abidzar Dihujat Kasian Ayahnya, Ungkit Ustaz Jefri Al Buchori: Bukan Malaikat!

Sudah sejak lama Zhong dikenal sebagai orang yang peduli dengan lingkungan.

Apa yang dilakukannya semata-mata karena kepeduliannya pada kebersihan.

Zhong pun tak peduli dengan status soial yang dimilikinya.

Ia memunguti sampah itu dengan sukarela, tanpa disuruh atau dibayar.

"Kita membuang atau mengambil sampah tidak terkait dengan gelar akademik, latar belakang budaya, usia, atau status sosial ekonomi kita," kata Zhong kepada Sixth Tone.

Aksi Zhong memunguti sampah
Aksi Zhong memunguti sampah (Sixth Tone)

Kampanye kebersihan yang dilakukan Zhong terinspirasi dari kisah keluarganya sendiri.

Pada tahun 2015, keluarganya melakukan perjalanan Imlek di Provinsi Hainan di China.

Di sana ia bertemu dengan profesor dari Universitas Tsinghua yang pada waktu itu mengambil sampah sepanjang pantai, selama empat tahun.

Zhong mulai meniru hal ini dan mulai mempromosikan kesadaran lingkungan di restoran-restoran dan tetangganya pada malam hari.

Tetapi dia tahu bahwa masalahnya tidak bisa diselesaikan hanya dalam semalam, dan bahwa tindakan yang lebih luas harus diterapkan untuk mencapai keberhasilan jangka panjang.

Selang Sehari, Pasien Positif Covid-19 di Sampang Bertambah 3 Lagi, Lebih Waspada

Zhong juga mendorong karyawannya untuk peduli lingkungan dan akan didenda 10 yuan atau sekitar Rp20 ribu jika mereka membuang sampah di tempat kerja.

Pada awalnya istri dan anak-anaknya Zhong merasa malu dengan perilaku eksentriknya, yang menarik perhatian negatif dari media.

Bahkan keluarganya menolak berjalan di sebelahnya ketika depan umum, karena pandangan negatif tersebut.

Namun kemudian, sikapnya mulai berubah, ketika mereka menyadari bahwa lingkungan mereka berubah menjadi bersih, hingga Zhong dipuji oleh tetangganya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved