Virus Corona di Surabaya

PDP dan Positif Covid-19 di Surabaya Terus Naik, Gugus Tugas Jatim: RS Rujukan Tidak Cukup Lagi

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur ungkap PDP & positif Covid-19 Kota Surabaya terus naik. RS tak cukup lagi.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi dalam konferensi pers di Grahadi, Jumat (29/5/2020) malam 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi mengakui jika ketersediaan ruang isolasi untuk merawat pasien Corona ( Covid-19 ) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di RS rujukan sangat sedikit.

Terlebih lagi di Kota Surabaya yang kasusnya terus meningkat secara signifikan setiap harinya.

"Di Surabaya memang kasusnya begitu besar antara rumah sakit yang tersedia dengan jumlah PDP dan konfrim itu tidak cukup lagi," kata Joni, Senin (1/6/2020).

Terlanjur Girang Rumahnya Ditawar Rp 40 M oleh Baim Wong, Muzdalifah Telan Kekecewaan: Candaan Aja

Terjawab Penyebab Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Ini Penjelasan Epidemiolog, PSBB Tak Dilonggarkan

Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 Per 1 Juni 2020 bertambah 95 pasien sehingga total di Jawa Timur ada 4920 kasus.

Dari jumlah tersebut yang masih menjalani perawatan hingga saat ini berjumlah 3.775 pasien

Sedangkan total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 6.687 pasien, dan yang masih diawasi ada 3.202 pasien.

UPDATE Harga HP Vivo Terbaru Juni 2020, Ada Vivo Y30 hingga Vivo S1 Pro, Dilengkapi Spesifikasi

Wanita Pulang Takziah Dijambret 2 Bandit Remaja di Sawahan, Sempat Gulat Sengit, Endingnya Gini

Dari total jumlah pasien positif Covid-19, Surabaya menjadi penyumbang terbanyak dengan akumulasi mencapai 2633 kasus Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Joni menjelaskan tidak semua pasien positif Covid-19 dan PDP harus dirawat di RS rujukan atau di ruang isolasi.

"Di pedoman tata laksana Covid-19 Kemenkes, kalau gejalanya ringan bisa isolasi di rumah dengan monitor ketat oleh Nakes. Kalau (gejala klinisnya) sedang baru ke rumah sakit," lanjut Joni.

UPDATE CORONA di Nganjuk Senin 1 Juni, Total 32 Kasus Positif Covid-19, 16 Orang Sembuh, ODR 40.274

Joni juga menjelaskan, saat ini Pemprov Jatim telah menyiapkan RS Darurat di Jalan Indrapura, Surabaya khusus untuk pasien kasus Covid-19 dengan gejala klinis ringan yang tidak memungkinkan untuk isolasi di rumah, karena kondisi rumah yang terlalu kecil atau faktor lainnya.

"Untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan, kita juga menghubungi agar yang gejala klinisnya ringan atau sudah membaik bisa direfer (rujuk) ke RS Darurat," kata Joni.

Dengan begitu, RS rujukan bisa difokuskan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala klinis yang berat.

Penulis: Sofyan Arif Candra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved