TSK Aktor Intelektual dan Pembunuh Sadis Mertua Sekkab Lamongan Dilimpahkan ke Kejari

Masih ingat kasus pembunuhan di Karanggeneng, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, korbannya Hj Rowaini (68) yang tidak lain adalah mertua Sekkab Lamongan,

surya/Hanif Manshuri
Dua tersangka pembunuh mertua Sekkab Lamongan, Sunarto dan Imam Winarto saat pelimpahan secara daring vidkon dikawal Kanit Pidum Ipda Sunandar di ruang reskrim dan dikawal sejumlah anggota reskrim, Rabu (3/6/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Masih ingat kasus pembunuhan di Karanggeneng, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, korbannya Hj Rowaini (68) yang tidak lain adalah mertua Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi.

Lima bulan lalu, tepatnya Senin (10/2/2020) dua orang pelakunya ditangkap, seorang tersangka sang aktor intelektual, Sunarto (44) ditangkap di toko milik orang tuanya, dan eksekutornya, Imam Winarto (37) ditangkap di rumahnya di Kalitengah.

Pembunuhan sadis ini sempat menyedot banyak perhatian masyarakat. Selain korbannya adalah mertua Sekkab Lamongan, korbannya juga dibunuh secara keji.

Kini masuk babak pelimpahan perkara ke penyidik Kejakasaan Negeri Lamongan.

Dua tersangka dengan kedua tangannya diborgol dan dikawal Kanit Reskrim Tindak Pidana Umum, Ipda Sunandar dan sejumlah anggota reskim dilimpahkan atau tahap dua dilakukan dengan protokol kesehatan, Rabu (3/6/2020).

Pelimpahan berkas perkara berikut tersangka dan barang buktinya diserahkan oleh Penyidik Polres Lamongan ke Jaksa Penuntut Umum yang diperiksa langsung oleh Kasi penyidik Kejari Lamongan.

Namun ditengah pandemi Covid-19, dengan tatanan akan memasuki new normal. Polres dan Kejari Lamongan tetap menerapkan protokol kesehatan, diantaranya physycal distancing.

"Untuk itu pemeriksaan dua tersangka dilakukan dengan model daring vidcon (video konferens ), " Ketua Tim Penasihat Hukum LABH Al Banna, Luqmanul Hakim kepada Surya.co.id, Rabu (3/6/2020).

Dua tersangka didampingi 5 orang tim penasihat diantaranya, Lukmanul Hakim, Faridatul Bahiyah, Aris Irianto, Adhimas Wahyu Sadhewo dan Ikmal El Lutfi.

"Kita mendampingi atas kasus dugaan perbuatan tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 340 ayat (1) Jo pasal 338 ayat (1) Jo pasal 365 (4) KUHP, " kata Luqman.

Ternyata, Pembunuh Mertua Sekkab Lamongan Hendak Kabur

New Normal di Pesantren Kota Malang, Santri Wajib Bawa Surat Sehat hingga Jaga Jarak saat Tidur

Gara-gara Pandemi Corona, Kunjungan Wisman ke Jatim Turun Drastis, BPS: Ini Perlu Perhatian Khusus

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved