Virus Corona di Banyuwangi

8 Tempat Wisata di Banyuwangi Jadi Pilot Project untuk Buka Saat New Normal

Delapan destinasi wisata andalan di Banyuwangi dipersiapkan menjadi pilot project atau percontohan penerapan new normal pandemi virus Corona/Covid

istimewa
Sunset di Pulau Merah Banyuwangi Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, BANYUWANGI- Delapan destinasi wisata andalan di Banyuwangi dipersiapkan menjadi pilot project atau percontohan penerapan new normal pandemi virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan delapan pilot project tempat wisata yaitu Alas purwo, Djawatan, Pantai Cacalan, Grand Watu dodol, Pantai Mustika, Bangsring Underwater, Pulau Merah dan Ijen.

Delapan pilot project ini juga merupakan destinasi andalan dari 58 tempat wisata yang tersebar di Banyuwangi.

Uji coba pilot project di delapan tempat wisata ini masih terus disosialisasikan terutama memperketat penerapan protokol kesehatan dan protokol tambahan khusus.

"Pelaku wisata, semua sudah kita buatkan standart operational procedur (SOP) tentu kalau semua menjalankan ini akan menjadi senjata baru untuk promosi wisata Banyuwangi," kata Bramuda melalui telpon.

Protokol kesehatan wajib diterapkan seperti memakai masker, ketersediaan hand sanitizer, tempat cuci tangan di banyak tempat, face shield, kebersihan area wisata maupun menyiagakan tenaga medis dan alat pelindung diri lengkap sebagai penanganan pertama.

5 Artis Indonesia yang Pernah Hilang Ingatan, Ada yang Tak Mengenali Suami dan Meninggal Dunia

Hotel, Destinasi Wisata Hingga Warung Makan di Banyuwangi Terapkan Skema Protokol Kesehatan

Wali Kota Risma Bakal Usulkan PSBB Surabaya Tak Diperpanjang Lagi, Harap: Mudah-mudahan Diterima

Selanjutnya, pengelola wisatawa wajib membatasi kunjungan wisatawan untuk penerapan physical distancing.

"Ada pelatihan penanganan pasien, jika ada gejala protokolnya pakai Covid-19. Tiket online dan booking karena setiap destinasi yang kita siapkan untuk pilot project ada kuota," kata Bramuda.

Bramuda menegaskan pengelola tempat wisata sudah cukup siap. Untuk tekniknya, jika pengelola wisata sudah siap pada fase sosialisasi, maka akan disimulasikan dan satgas verifikasi turun.

"Sampai tanggal 14 Juni, kita sosialisasi dan pelatihan. Setelah itu verifikasi kelayakan dan menunggu komando kita buka. Hotel dan destinasi harus simultan termasuk paket wisata yang kita jual juga disiapkan," terang Bramuda.

Diakuinya pengelola tempat wisata, perhotelan, restoran maupun warung makan harus beradaptasi dengan protap dan aturan yang ketat.

"Karena kalau kita bisa jalankan ini kita akan dikenal dan para wistawan akan tahu kalau ke Banyuwangi wisatanya aman dan produktif," tutup Bramuda.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved