Virus Corona di Malang

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Pemuda Kelurahan Bareng Kota Malang Bagikan Sayur Gratis

Bantu masyarakat terdampak virus Corona atau Covid-19, para pemuda yang ada di Jalan Bareng Raya. Kelurahan Bareng,Kecamatan Klojen, Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Yoni Iskandar
Tribunjatim/kukuh kurniawan
Suasana pembagian sayur secara gratis kepada masyarakat oleh para pemuda di Jalan Bareng Raya II D, RT 8 RW 8 Kel. Bareng Kec. Klojen Kota Malang, Minggu (7/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bantu masyarakat terdampak virus Corona atau Covid-19, para pemuda yang ada di Jalan Bareng Raya II D, RT 8 RW 8 Kelurahan Bareng,Kecamatan Klojen, Kota Malang inisiatif bagikan sayur secara gratis.

Salah satu pemuda penginisiasi gerakan, Yudi Hariyanto (40) mengatakan pembagian sayur tersebut dilaksanakan tiap hari minggu.

"Jadi sayuran tersebut kami letakkan di salah satu rumah. Lalu masyarakat umum diperbolehkan mengambil secukupnya. Dan tidak hanya khusus warga sekitar saja, warga yang berada di luar wilayah ini dan kebetulan lewat sini dipersilahkan untuk mengambil," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembagian sayur dimulai tiap jam 10.00. Dan sayuran yang dibagikan tersebut ada berbagai jenis.

"Jadi yang kami bagikan dalam kegiatan ini, untuk sementara hanya sayur kangkung dan sawi. Kami masukkan ke dalam kantung plastik, lalu kami tambahi cabai, tempe, tomat, wortel dan kentang. Kami sendiri menyiapkan kurang lebih sebanyak 100 kantung di setiap kegiatan tersebut," jelasnya.

Tahap Awal Masuk Santri Ponpes Lirboyo Kota Kediri Dibatasi Hanya 10 Persen

Maia Estianty Bangga Akui Julukan ke Dirinya Sultan Mah Gitu, Bahas Gaya Hidup: Norak Dikit Ya

Bandit Jalanan Gasak Motor Warga Tambaksari Surabaya yang Diparkir Depan Rumah

Dirinya menerangkan bahwa gerakan ini telah berjalan mulai awal bulan puasa.

"Kami ini awalnya melihat selama ini banyak ibu ibu yang cukup kesulitan memperoleh sayur sayuran. Kemudian kami inisiatif dengan dana pribadi membuat gerakan ini. Lalu makin lama, banyak masyarakat yang turut tergerak membantu baik dana maupun sayuran. Jadi akhirnya gerakan ini terus berjalan hingga sekarang," bebernya.

Dirinya mengungkapkan bahwa pada awalnya banyak masyarakat yang takut mengambil sayuran gratis tersebut.

"Pada awalnya banyak masyarakat mengira kami ini sedang berjualan sayur. Padahal kami sudah menyakinkan bahwa sayur yang kami sediakan itu dibagikan secara gratis. Akhirnya langsung saya buatkan spanduk di depan lokasi pembagian, dan sejak saat itu alhamdulillah masyarakat mulai yakin untuk mengambil sayuran yang kami sediakan itu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved