Pilkada Jawa Timur

Pilkada Serentak 2020 saat Pandemi Corona, PKB Jatim Wacanakan E-Voting Pengganti Coblosan di TPS

Pelaksanaan Pilkada yang berlangsung di masa pandemi Covid-19 memunculkan sejumlah usulan pembaharuan sistem pemungutan suara.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaksanaan Pilkada yang berlangsung di masa pandemi Covid-19 memunculkan sejumlah usulan pembaharuan sistem pemungutan suara.

Di antaranya, PKB yang memunculkan wacana penggunaan E-Voting sebagai pengganti pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Pada pilkada nanti, kalau bisa E-Voting memang bagus," kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Fauzan Fuadi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (9/6/2020).

UPDATE Surabaya Masuk Masa Transisi New Normal, Risma Perbanyak Kampung Tangguh, Ada 4 Satgas

Apalagi, usulan penggunaan E-Voting tersebut bukan merupakan rencana baru. Sehingga, rencana tersebut bisa saja diwujudkan setelah melalui persiapan panjang.

"Jangan sampai karena Pilkada dilaksanakan Desember terus diusulkan e-voting. Namun, semata-mata ini karena memang sudah diwacanakan sejak lama," terangnya.

Pihaknya meminta penyelenggara untuk mempersiapkan sekaligus mengantisipasi akibat dari regulasi yang dibuat. Mulai dari kesiapan perangkat, SDM, hingga potensi kecurangan.

"Jangan sampai menimbulkan dampak negatif yang lebih besar. Padahal, tujuannya baik," kata Fauzan menambahkan.

Mengintip Rumah Kekeyi di Nganjuk Jawa Timur yang Sederhana, Halaman Rumahnya Dipenuhi Kandang Hewan

UPDATE Surabaya Masuk Masa Transisi New Normal, Risma Perbanyak Kampung Tangguh, Punya 4 Satgas

Fauzan yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRD Jawa Timur ini menegaskan bahwa penggunaan e-voting memang bisa menjadi solusi alternatif agar Pilkada tetap bisa dilakukan tahun ini.

Namun, ia juga meyakini bahwa pemungutan suara melalui sistem konvensional dengan datang langsung ke TPS tetap bisa meminimalisir penularan Covid-19.

"Kami menilai keputusan bersama antara penyelenggara pemilu, DPR RI, dan Kementerian Dalam Negeri untuk tetap melaksanakan Pilkada di tahun ini bukan tanpa pertimbangan," kata Fauzan.

Kenekatan Pria Kejar Love Bird Kesayangan Berujung Tragedi, Panjat Gardu Listrik, Terpental & Jatuh

Sehingga, para pemangku kebijakan dinilai telah menyiapkan sejumlah pertimbangan.

"Sehingga, soal teknisnya mau dibuat vote melalui sistem elektronik atau penggunaan TPS, kami mengikuti," katanya.

Pada Pilkada Serentak 2020, sebanyak 19 kabupaten/kota akan melaksanakan pilkada. Di antaranya, Surabaya, Sidoarjo, hingga Banyuwangi.

Penulis: Bobby Koloway

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved