Akademisi UB Malang Khawatir Muncul Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 setelah Tempat Wisata Dibuka

Kebijakan pemerintah tentang new normal, dengan berencana membuka tempat wisata dikhawatirkan akan menjadi pemicu gelombang kedua pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/DWI PRASTIKA
ILUSTRASI TEMPAT WISATA - Pantai Gatra Malang, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kebijakan pemerintah tentang new normal dengan ditandai rencana pembukaan tempat wisata dikhawatirkan akan menjadi pemicu gelombang kedua pandemi virus Corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh akademisi Universitas Brawijaya Malang, Maulina Pia Wulandari.

"Pelaku industri pariwisata harus benar-benar menganalisis segala risiko dan kemungkinan yang timbul dengan dibukanya industri yang banyak mengundang berkumpulnya orang," jelas dosen Ilmu Komunikasi ini, dalam rilis dari Humas Universitas Brawijaya Malang, Senin (15/6/2020).

Untuk itu, sebelum industri pariwisata buka, para pelaku harus benar-benar memahami pandangan wisatawan pada kondisi pariwisata yang diharapkan, selama pandemi ini berlangsung.

Pertama, wisatawan pergi berlibur masih dalam keadaan cemas dan khawatir akan tertular virus Corona, tapi butuh liburan.

Kedua, wisatawan ingin berlibur sendirian atau bersama keluarga inti, dengan naik kendaraan pribadi dan jarak tidak jauh. Mereka menikmati keindahan alam, pergi ke tempat yang tidak banyak didatangi oleh pengunjung, dan tidak menghabiskan biaya yang besar.

10 Destinasi Wisata Banyuwangi Simulasi New Normal, Mulai Kawah Ijen hingga Hutan Alas Purwo

Ketiga, wisatawan ingin memastikan dan harus merasa yakin bahwa hotel, tempat wisata, restoran, kafe, dan tempat oleh-oleh yang akan dikunjungi betul-betul memenuhi tiga unsur utama pariwisata yaitu kebersihan, kesehatan, dan keselamatan.

Dengan kondisi wisatawan yang seperti itu, pelaku industri pariwisata dapat mengindentifikasi beberapa tipe wisatawan.

Yaitu wisatawan "paranoid". Dimana mereka takut yang berlebihan akan tertular Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved