Breaking News:

Liga Indonesia

Wacana Subsidi 200 Juta Tiap Bulan Bagi Klub Liga 2, Manajer PSG Gresik Sebut Bisa Cukup Juga Tidak

Kompetisi Liga 2 2020 yang sebelumnya ditangguhkan sementara akibat pandemi Covid-19 diwacanakan kembali bergulir

TRIBUNJATIM.COM/TAUFIQUR ROCHMAN
Latihan tim PSG Gresik yang diikuti oleh Arif Suyono, 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kompetisi Liga 2 2020 yang sebelumnya ditangguhkan sementara akibat pandemi Covid-19 diwacanakan kembali bergulir pada Oktober mendatang.

Keputusan ini berdasarkan hasil rapat virtual PSSI dan perwakilan klub Liga 2 2020 pekan lalu.

Tak hanya itu, dari rapat itu pula, setiap klub Liga 2 akan mendapat subsidi sebesar Rp 200 juta setiap bulan selama berlangsungnya Kompetisi.

Ingin Liga 2 Lebih Mandiri dan Profesional, PSHW Usung Wacana Pemisahan Liga 2 dari PT LIB

Menanggapi hal ini, Aziz Riduwanto, Manager Putra Sinar Giri (PSG) Gresik, tim promosi Liga 2 musim ini, menilai nominal subdisi itu bisa jadi cukup tapi juga kurang.

"Kalau subsidi diberikan saat kompetisi atau Oktober, saya rasa sangat kurang sekali. Karena kompetisi berakhir pada Desember," kata Aziz Riduwanto pada TribunJatim.com, Selasa (16/6/2020).

Terlebih, saat kompetisi digelar kembali, klub akan ada pengeluaran tambahan untuk rapid test pemain maupun official sekitar dua kali seminggu sebagai upaya menjalani protokol kesehatan yang ditetapkan PSSI.

Pernah Hina Pesawat Buatan Indonesia, Malaysia Pusing Cari Armada Tambahan karena Duit Minim

Ashanty-Anang Tak Kunjung Tanggapi KD, Sikap Baru Ashanty Jadi Sinyal Reaksi Keluarga? Peace

"Masalah rapid test itu memang protokol kesehatan saat kompetisi dilanjutkan. Kami harus mengikuti apa yang menjadi keputusan PSSI," tegasnya.

Beda kondisi kalau subdisi klub mulai diberikan sejak bulan ini, Aziz Riduwanto menilai nominal itu bisa saja cukup.

"Kalau di berikan mulai Juni ini atau Juli saya rasa cukup. Karena kami nanti kan sistemnya home turnament," tambah Aziz.

Viral Foto Jenazah PDP Covid-19 Hanya Pakai Popok, MUI Jatim Ingatkan Jangan Asal: Wajib Dikafani

Namun demikian Aziz sampaikan pihaknya enggan terlalu ambil pusing soal wacana subsidi itu.

Sebab, hingga saat ini PSSI belum memberi keputusan akhir terkait kejelasan kompetisi.

"Kami sementara menyikapinya biasa-biasa saja karena masih dalam wacana, karena kami belum tahu akan berikan mulai bulan apa," pungkasnya.

Selain wacana kompetisi akan kembali digelar Oktober, kompetisi Liga 2 musim ini juga diwacanakan tanpa degradasi, tapi akan ada dua tim yang promosi ke Liga 1.

Penulis: Khairul Amin

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Khairul Amin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved