Breaking News:

Harga Tiket Kapal Gresik-Bawean Belum Mendapat Titik Temu, Kapal Terancam Tak Beroperasi

Penentuan harga tiket kapal Gresik-Bawean belum mendapat titik temu. Pihak operator masih keberatan dengan tawaran harga Pemkab Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Penentuan harga tiket kapal Gresik-Bawean belum mendapat titik temu.

Pihak operator masih keberatan dengan tawaran harga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Kepala Cabang Express Bahari Gresik, Revan Syah Putra, menilai, harga tiket yang ditawarkan Pemkab Gresik masih terlalu rendah.

Revan Syah Putra mengatakan, 35 persen terlalu rendah, karena tidak menutupi biaya operasional.

Dia menjelaskan, untuk bahan bakar saja menelan biaya sekitar 30 persen biaya operasional. Apalagi, jumlah penumpang dibatasi.

"Diminta untuk penyesuaian tiket maksimal 35 persen, tapi kami keberatan. Karena dasarnya pembatasan kapasitas menjadi 50 persen," kata Revan Syah Putra, Jumat (19/6/2020).

Pelaksanaan Sidang Kode Etik Anggota DPRD Gresik Nur Hudi Terancam Kembali Molor

Mall di Gresik Terapkan PPK Masa Transisi New Normal, Siapkan Jamu Empon-empon 20 Liter Per Hari

Pihaknya mengaku tidak bisa menyanggupi permintaan dari Pemkab Gresik, karena dinilai memberatkan operator dengan biaya operasional.

Jika pihak Pemkab Gresik tetap menetapkan kenaikan hanya 35 persen, maka dia siap mengambil langkah tegas.

"Lebih baik kita tidak beroperasi terlebih dahulu. Kami mohon maaf sebelumnya," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved