Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Alasan RI Tolak Mentah-mentah Ajakan Runding China, Pengamat: Sudah Waktunya Tahu Indonesia Serius

Inilah alasan sebenarnya Indonesia menolak mentah-mentah ajakan runding dari China, pengamat menilai ini saatnya Indonesia menunjukkan kekuatannya.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Grid.ID
Posisi Indonesia di laut China Selatan yang ramai diperbincangkan 

Berbicara pada konferensi pers pada 4 Juni, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan posisi Indonesia di Laut China Selatan sangat jelas dan konsisten.

Dia mengatakan, Indonesia ingin menegaskan kembali posisi yang konsisten.

Semua itu dilakukan dalam menanggapi klaim China di PBB.

China mengklaim bahwa ia memiliki hak bersejarah di Laut China Selatan yang dapat mempengaruhi Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEE).

"Catatan diplomatik kami untuk PBB pada 26 Mei menegaskan kembali keberatan kami antara lain dengan apa yang disebut garis sembilan garis putus-putus atau yang disebut hak bersejarah," kata Retno mengutip CNA.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (kiri), Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan)
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (kiri), Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) (Istimewa)

Pengamat Memberikan Pesan Menohok

Pengamat hubungan internasional Teuku Rezasyah mengatakan kepada CNA:

"Saya pikir Indonesia cukup percaya diri dalam menyatakan posisinya di PBB,"

"Ini adalah cara damai untuk mengungkapkan keprihatinan, ini adalah cara diplomatik dari posisi Indonesia."

Dia menambahkan,

"Kedua, Indonesia perlu memberi tahu Tiongkok bahwa sikap Indonesia konsisten,"

"Dan untuk menunjukkan konsistensinya, ia berurusan dengan masalah ini di berbagai tingkatan, di tingkat unilateral, di tingkat bilateral, di tingkat regional, dan juga di tingkat global," kata sang sarjana dari Universitas Padjajaran di kota Bandung tersebut.

Sejumlah kapal perang TNI AL mulai disiagakan. Tujuannya untuk mengantisipasi konflik Laut China Selatan. Bakal geser ke Indonesia?
Sejumlah kapal perang TNI AL mulai disiagakan. Tujuannya untuk mengantisipasi konflik Laut China Selatan. Bakal geser ke Indonesia? (Warta Kota)

Dia juga percaya bahwa Indonesia memperkuat posisinya.

“Saya pikir sudah waktunya bagi China untuk melihat seberapa serius Indonesia dengan posisinya."

"Itu telah dilakukan dengan mengintegrasikan pelabuhan dan bandara di Natuna, dan telah mendesain ulang pelabuhannya di sana,” tambah Rezasyah.

Indonesia Tak Butuh Bantuan Negara Lain Hadapi China di Natuna, Taktik Gila Diungkap Analis: Siap

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved