Pilkada Blitar

Anggaran Belum Cair, KPU Minta Bantuan APD Tahapan Verifikasi Faktual Pilwali Blitar 2020 ke Pemkot

KPU Kota Blitar belum bisa melakukan pengadaan sendiri APD karena usulan penambahan anggaran ke KPU RI belum turun.

SURYA/SAMSUL HADI
Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam menunjukkan tahapan Pilwali Blitar 2020 yang segera dilaksanakan, Senin (15/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Blitar meminta bantuan alat pelindung diri (APD) untuk kebutuhan pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan Pilwali Blitar 2020 di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 ke Pemkot Blitar.

KPU belum bisa melakukan pengadaan sendiri APD karena usulan penambahan anggaran ke KPU RI belum turun.

Sedang pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan rencananya dimulai 24 Juni 2020.

"Sementara, kami minta bantuan APD ke pemkot untuk pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan mulai 24 Juni 2020 ini," kata Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Senin (22/6/2020).

Choirul Umam mengatakan, KPU meminta bantuan APD berupa masker, face shield, dan hand sanitizer ke Pemkot Blitar.

Sejumlah APD itu akan dipakai petugas yang melakukan verifikasi faktual di lapangan.

Risiko Bagi Keselamatan Warga, 3 Taman Baru di Kota Blitar Ini Hanya Jadi Taman Pasif

Pemkab Blitar Gelar Doa Lintas Agama dan Pengajian Akbar Secara Virtual di Haul ke-50 Bung Karno

"Khusus untuk pelaksanaan verifikasi faktual, kami mengusulkan bantuan 500 masker, 100 face shield, dan hand sanitizer," katanya.

Dikatakannya, anggaran pengadaan APD dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sudah dipastikan menggunakan dana APBN.

KPU bisa melakukan pengadaan sendiri APD menggunakan dana dari pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved