Cerita John Kei di Nusakambangan, Dirantai dan Jalan Jongkok di Penjara, Akui Tobat: Dibentuk Tuhan
Kisah masa lalu John Kei saat berada di penjara terisolasi pulau terkecil pernah disoroti, saat itu ia sempat mengaku bertobat.
Tangannya dirantai, mengenakan kaus oranye dan celana jins abu-abu.
Beberapa tahun berlalu, John Kei mendekam di Lapas Nusakambangan selama 16 tahun sesuai vonis yang dijatuhkan kepadanya.
• Memori Kelam John Kei Awal Mula Hilangkan Nyawa Orang di Umur 22 Tahun: Niat Saya Enggak Bunuh Dia
Pada April 2019, John Kei muncul lewat tayangan Kick Andy dalam wawancara ekslusif.
Dalam tayangan itu, John Kei disoroti karena mengaku telah menjadi pribadi yang lebih baik.
Selama di Nusakambangan, ia bercerita bahwa dirinya telah berubah dan mengaku merasakan jalan terang.
Ia pun mulai peduli terhadap sesama dan mengikuti aktif kegiatan di Lapas Nusakambangan.

Hal ini juga bisa dilihat John Kei pernah didapuk menjadi pengisi khotbah dalam perayaan natal para napi 2019 lalu.
Selama di Nusakambangan rupanya John Kei kerap menjadi ditunjuk memimpin prosesi peribadatan menggantikan pemuka agama yang berhalangan hadir di greja.
Dikutip dari kompas.com, John Kei saat itu mengaku mendapat pengalaman rohani saat mendekam di Nusakambangan tersebut.
"Di lapas high risk selama tiga bulan yang membentuk saya, saya di sini juga dibentuk Tuhan.
Saya diubahkan di high risk, saya seperti ini karena anugerah Tuhan," ujar John Kei.
• Siapa John Kei? Godfather Jakarta yang Kini Kembali Ditangkap Polisi, Pernah Masuk Penjara Khusus
Tak hanya itu John Kei juga mengaku banyak belajar selama mendekam di penjara.
Di balik jeruji, ia mengaku suka membaca firman Tuhan.
Melalui itu ia mengaku belajar tentang surga dan ampunan Tuhan.
"Suka tidak suka, mau tidak mau, setelah membaca firman Tuhan mengajarkan saya kalau masuk surga dan diampuni Tuhan, maka harus mengampuni musuh, harus bisa memaafkan.