Sidang OTT Sidoarjo, Biasa Bagi-bagi Uang di Kantor Pemkab Sidoarjo

Bagi-bagi uang dari kontraktor ternyata sudah biasa dilakukan pengawai Pemkab Sidoarjo di bagian pengadaan barang dan jasa.

M Taufik/Surya
Empat pegawai ULP Pemkab Sidoarjo saat menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (29/6/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Bagi-bagi uang dari kontraktor ternyata sudah biasa dilakukan pengawai Pemkab Sidoarjo di bagian pengadaan barang dan jasa.

Hal itu terungkap dari keterangan empat pegawai pengadaan barang dan jasa saat menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (29/6/2020).

Bayu, Yugo, Eka, dan Alfarisi, empat pegawai itu bersaksi dalam sidang kasus korupsi dengan terdakwa Kepala Dinas PU BMSDA Sunarti Setyaningsih, Kabid Bina Marga Dinas PU BMSDA Judi Tetrahastoto dan Kabag ULP Sanadjihitu Sangadji.

"Saya terima uang dari Yugo Rp 190 juta. Katanya titipan dari Totok Sumedi," kata Bayu menjawab pertanyaan jaksa KPK dalam sidang yang dipimpin hakim Cokorda Gedhe Artana.

Uang itu kemudian dibagi enam orang anggota Pokja proyek Candi Prasung. Bayu, Geusepin Pujianto, Deni, Eko, Yugo. Masing-masing mendapat Rp 30 juta. Sisa Rp 10 juta disimpan untuk rencana makan-makan bersama.

"Dibagi di situ langsung. Di kantor," aku Bayu yang diamini oleh para pegawai lain yang jadi saksi dalam sidang ini.

Saksi Yugo mengaku dirinya ditelpon Totok Sumedi disuruh ke rumah. Kemudian dia membawa uang Rp 190 juta itu untuk diserahkan ke Bayu.

Sebab Wali Kota Risma Mendadak Sujud di Kaki Dokter Saat Bahas Covid-19, Sebut Rumah Mewah

Perasaan Sebenarnya Ayah yang Viral Gerebek Anak di Hotel Menurut Psikolog, Malu Terekpos, Spontan

KAI Daop 7 Madiun Sudah Layani 2.987 Penumpang Sejak Kembali Beroperasi

Uang itu kemudian dibagi oleh Bayu bersama rekan-rekannya sesama anggota Pokja dalam lelang pengadaan itu. Yugo ikut kebagian.

"Memang dibagi di kantor," jawabnya.

Dalam sidang ini, saksi Bayu sempat beberapa kali disemprot hakim dan jaksa KPK karena pernyataannya terkesan berbelit-belit. Bahkan dia juga kerap terdiam lama ketika pernyataannya dikroscek dengan rekaman percakapan dan bukti komunikasi WA.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved