Carok Massal Pecah di Pasuruan, Sejumlah Orang Terluka, Polisi Sebut Pemicunya Dendam Lama

Sejumlah warga terlibat tawuran massal atau carok massal. Tawuran antar warga terjadi di wilayah hukum Polsek Nguling, Selasa (30/6/2020) malam.

TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Kondisi korban saat dirawat di rumah sakit, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sejumlah warga terlibat tawuran massal atau carok massal.

Tawuran antar warga ini terjadi di wilayah hukum Polsek Nguling, Selasa (30/6/2020) malam.

Akibatnya, tiga orang harus menjalani perawatan intensif di RS Tongas, dan RSUD Bangil.

Sebelumnya, para korban ini dirawat di Puskesmas Nguling.

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di 21 Kabupaten/Kota Overload, Gugus Jatim Sarankan Sedia RS Draurat

6 Bulan Pemeriksaan, Kasus Dugaan Korupsi Camat Duduksampean Belum Tuntas Menghitung Kerugian Negara

Akan tetapi, karena kondisinya tidak memungkinkan dan lukanya cukup parah, akhirnya para korban dilarikan ke dua rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Nguling AKP Zudianto membenarkan kejadian itu.

Tawuran ini melibatkan dua kelompok, yakni kelompok pria berinisial P dan Y.

Tiga orang melawan empat orang.

"Dugaan kami, carok atau tawuran warga ini dipicu dendam lama atau luka lama antara Y dan P," kata Zudianto.

Pertamina Mulai Lakukan Uji Coba Transaksi Nontunai di SPBU Surabaya, Begini Caranya agar Aman!

Bawa Ganja Tiga Linting, Dua Remaja Dituntut Hukuman Penjara Delapan Tahun

Lebih lanjut Zudianto menjelaskan, Y dan P, sebelumnya sudah pernah berseteru.

Bahkan, kasus perseteruan keduanya masih di meja kepolisian sekalipun pemicunya hanya sepele.

Pemkab Tuban Gelontor Dana 241 Miliar Atasi Kasus Covid-19, Baru Terserap Rp 60 Miliar Buat 3 Sektor

Dokter RS Rujukan Surabaya Meninggal Kena Covid-19, Sehari-hari Tugas di RS Haji, Keluarga Ditracing

"Ini masih kami kembangkan. Kami masih mendalami sejauh mana dugaan kami ini. Yang jelas, para korban sudah dirawat di rumah sakit," jelas dia.

Dia menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved