FK Unusa Dapat Hibah Real Time PCR dari Mendikbud

Sebagai upaya menangani Covid-19 di RSI Jemursari Surabaya, Mendikbud menghibahkan Real Time PCR kepada Fakultas Kedokteran (FK) Unusa.

istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai upaya menangani Covid-19 di RSI Jemursari Surabaya, Mendikbud menghibahkan Real Time PCR kepada Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Dr. dr. Handayani, MKes mengaku nantinya ada 15 dosen dari FK dan FKes terlebih Prodi Analis Kesehatan akan mendapatkan pelatihan pengoperasian alat tersebut.

Pelatihan ini diberikan oleh distributor alat Real Time PCR di Laboratorium BSL 2 Unusa - RSI. 

"Dengan adanya alat ini menjadi salah satu upaya Unusa, RSI, dan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsis) untuk membantu pemerintah dalam menangani wabah virus seperti Covid-19," kata Handayani kepada TribunJatim.com, Selasa, (30/6/2020).

Terungkap Sosok Pembakar Mobil Via Vallen Jelas di CCTV, Sudah Ditangkap, Sang Biduan: Awas Koen!

Artis FTV Ridho Ilahi Ditangkap Konsumsi Sabu-sabu, Pemasok Ternyata Salah Satu Kru Production House

Angkat Wastra Nusantara, Lia Afif Padukan Kain Tenun dan Batik Lamongan Untuk IFW 2020

Handayani menjelaskan selain Unusa, RSI Jemursari dapat menggunakan alat tersebut untuk pemeriksaan PCR.

"Selama ini RSI Jemursari meminta bantuan ke rumah sakit lainnya untuk pemeriksaan PCR jadi sekarang bisa melakukan sendiri," ucapnya.

Saat ini, laboratorium untuk alat Real Time PCR ini masih tahap pembenahan. Hal ini dilakukan agar virus yang lagi diteliti tidak dapat menyebar keluar ruang laboratorium tersebut. 

"Selagi menunggu, kami akan ada pelatihan lainnya ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) untuk mendapatkan sertifikat, serta mengurus izin operasional laboratorium tersebut," kata Handayani.

Dengan pengurusan izin ini, Handayani berharap alat Real Time PCR ini dapat digunakan secepatnya.

"Terlebih untuk membantu masyarakat dulu dalam pemeriksaan PCR dari RSI yang merupakan rumah sakit pendidikan dari Unusa," bebernya kepada TribunJatim.com.

Handayani berharap jika alat Real Time PCR dapat digunakan sebaik mungkin dari mahasiswa Unusa terlebih Kedokteran serta Analis Kesehatan. "Dengan begitu kami sudah mempersiapkan SDM yang mumpuni kedepannya," ucapnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved