Virus Corona di Jember

Hasil Rapid Test PPS se-Kabupaten Jember Beberapa Reaktif Covid-19: Dipastikan Tak Bertugas Lagi

Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2020 se-Kabupaten Jember dilakukan rapid test. Hasilnya ada beberapa yang reaktif virus Corona.

SURYA/DIDIK MASHUDI
ILUSTRASI - rapod test pada petugas penyelenggara Pilkada di Jember. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Beberapa orang petugas penyelenggara Pilkada 2020 di tingkat desa dan kelurahan di Jember diketahui reaktif virus Corona ( Covid-19 ).

Hasil reaktif itu diketahui ketika para petugas tersebut mengikuti rapid test pada Sabtu (27/6/2020).

Pasalnya memang dilakukan skrining dini, indikasi paparan Covid-19.

BERITA TERPOPULER JATIM: Pembakar Mobil Via Vallen Aneh hingga Covid-19 di Perumahan Mewah Surabaya

NEWS VIDEO - Lihat Isi Tas Sosok Diduga Pembakar Mobil Via Vallen: Ada Benda Klenik, Potongan Bambu

Petugas penyelenggara di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan mengikuti skrining itu sebelum mereka terjun ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual berkas dukungan bakal calon kepala daerah jalur perseorangan.

Petugas yang memverifikasi adalah Panitia Pemungutan Suara (PPS), atau petugas penyelenggara Pilkada di tingkat desa dan kelurahan.

PPS se - Kabupaten Jember sudah mengikuti rapid test akhir pekan lalu sebelum mereka melakukan tugasnya sebagai verifikator berkas dukungan di lapangan.

Kenaikan Kasus Covid-19 di Perumahan Elit di Surabaya 90 Persen, Wali Kota Risma Ungkap Sebab

Sinopsis Drama Korea Revolutionary Love Episode 16 Rabu, 1 Juli 2020, Live Streaming di Trans TV

Verifikasi berkas dukungan bakal calon kepala daerah dari jalur perseorangan itu dilakukan dari rumah ke rumah.

Rupanya dari tes rapid itu, ada beberapa orang yang menunjukkan hasil reaktif. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember M Syai'in mengakui adanya petugas yang menunjukkan reaktif hasil tes rapid.

Tetapi Syaiin tidak menyebutkan berapa orang yang diketahui reaktif hasil tes rapid tersebut. 

"Untuk jumlahnya tidak usah, memang ada. Dan sudah dipastikan, kalau yang reaktif itu tidak melakukan tugasnya melakukan verifikasi, dan harus menjalani karantina mandiri," tegas Syaiin, Selasa (30/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved