Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Daftar Lokasi Rapid Test Mandiri di Sampang Syarat UTBK SBMPTN, Harga Mulai Rp 450-750 ribu, Cek!

Berikut daftar lokasi rapid test mandiri di Sampang untuk syarat UTBK SBMPTN

SURYA/HAORRAHMAN
Rapid test gratis bagi peserta UTBK SBMPTN 2020. 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG – Di tengah pandemi Covid-19 Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tetap terlaksana melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sehingga, siswa yang berhasil lulus SMA berlomba-lomba untuk mengikutinya.

Adapun persyaratan yang harus dicermati oleh peserta UTBK 2020 di tengah pandemi saat ini.

1 Orang Positif Covid-19 dari Acara Khitanan, Hajatan di Kota Batu Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Pasalnya, sejumlah perguruang tinggi mewajibkan membawa hasil rapid test untuk mengetahui peserta itu memiliki gejala Covid-19 atau tidak.

Namun, untuk calon mahasiswa di wilayah Kabupaten Sampang, Madura tidak usah khawatir mencari tempat rapid test.

Sebab, di wilayah Kota Sampang ada tiga tempat untuk melakukan rapid test secara mandiri di antaranya, Klinik Sukma Wijaya Jalan KH Agus Salim Kelurahan Banyuanyar, Sampang.

Maudy Ayunda Akhirnya Kabarkan Kondisi, Video IG Live dengan Pria Telanjur Viral, Lihat Foto Barunya

Anang Ungkap Sempat Debat dengan Aurel, Sebut Sang Anak Berubah, Ashanty Bongkar Sifat Asli Suami

Kemudian, Klinik Qona’ah Jalan Dipenogoro Kelurahan Banyuanyar Sampang dan Klinik Utama Nindita Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan, Sampang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, saat ini yang dapat melayani rapid test secara mandiri hanya klinik.

Sedangkan, alat rapid test yang ada di Puskesmas dan RSUD dr Mohammad Zyn digunakan khusus untuk penanggulangan pandemi di Sampang.

Sinopsis Dari Jendela SMP Episode Sabtu, 4 Juli 2020, Tayang di SCTV, Link Streaming di Sini

“Kalau puskesmas selama ini digunakan untuk screning dan untuk urusan yang lain bisa langsung ke klinik swasta,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (4/7/2020).

Ia menambahkan untuk harganya bervariatif anatar Rp 450 ribu sampai dengan Rp 750 ribu sekali rapid test.

“Untuk RSUD dr Mohammad Zyn juga untuk scraning,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved