Berita Entertainment
Zaskia Adya Mecca Ungkap Ada Masalah dengan Anak Kelimanya, Sedih Harus Terpisah: Belum Ketemu Bayi
Baru melahirkan, Zaskia Adya Mecca harus terpisah dari anak kelimanya yang diberi nama Bhaj Kama Bramantyo. Mengapa?
Penulis: Ficca Ayu Saraswaty | Editor: Sudarma Adi
Nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta, seluruh anak dari Hanung dan Zaskia pun diberi nama dari bahasa Sansekerta.
• Maudy Ayunda Unggah Video Live Instagram, Terlibat Adu Mulut dengan Pria, Sempat Trending di Twitter
• Alasan Zaskia Gotik Luluh Pada Sirajuddin, Momen Dinner Tak Terlupakan, Zaskia: Dia Itu Gak Romantis
Anak kelima Zaskia Adya Mecca alami TTN
Pasangan artis Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo tengah berbahagia dengan kelahiran anak kelimanya, Bhaj Kama Bramantyo.
Akan tetapi ada kesedihan juga yang menyelimuti kelahiran anak tersebut. Zaskia mengatakan anaknya mengalami gangguan pernapasan sesaat setelah lahir, yaitu TTN.
Mereka harus dipisahkan sementara waktu. Itu merupakan pertama kalinya Zaskia dipisahkan dengan anaknya setelah menjalani proses persalinan.
Transient artinya 'berumur pendek' (short-lived), sedangkan tachypnea memiliki arti 'pernapasan cepat.'
Kabar baiknya, masalah itu bisa hilang tanpa perawatan dalam 3 hari atau kurang dari itu.
Sebagian besar bayi sembuh total dan tidak memiliki efek abadi pada pertumbuhan atau perkembangan anak.
• Viral 3 Emak Surabaya Joget Tik Tok di Jembatan Suramadu, Kena Tilang dan Bikin Surat Maaf: Spontan
• Sensasi Wisata Sejarah Kota Malang Pakai Bis Sambil Ngopi saat Pandemi, Murah Meriah Cuma 50 Ribu
Penyebab TTN Dilansir Kids Health, sebelum lahir, janin yang sedang berkembang tidak menggunakan paru-paru untuk bernapas.
Oksigen didapatkan dari pembuluh darah plasenta. Selama itu, paru-paru bayi dipenuhi dengan cairan.
Ketika waktu kelahiran bayi semakin dekat, paru-paru mulai menyerap cairan.
Beberapa cairan juga bisa keluar selama kelahiran saat bayi melewati jalan lahir.
Setelah melahirkan, saat bayi bernafas untuk pertama kalinya, paru-paru terisi udara dan lebih banyak cairan dikeluarkan.
Setiap cairan yang tersisa kemudian diserap perlahan-lahan melalui aliran darah dan sistem limfatik.
Bayi dengan TTN memiliki cairan ekstra di paru-parunya atau cairannya keluar terlalu lambat.