Breaking News:

Virus Corona di Malang

Angka Kematian Pasien Covid-19 Kota Malang Lebih Tinggi dari Nasional

Angka kematian atau mortality rate pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi daripada nasional bahkan global.

TRIBUNJATIM.COM/RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau langsung penerapan protokol kesehatan bersama dengan Kepala OJK dan Kepala Bank Indonesia Malang di Bank BRI Martadinata, Kamis (9/7). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Angka kematian atau mortality rate pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi daripada nasional bahkan global.

Saat ini, mortality rate Kota Malang hampir menyentuh 8,5 persen. Sementara nasional dan global, masing-masing memiliki mortality rate 4,9 persen dan 4,47 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang Husnul Muarif menerangkan mortality rate itu didapat dari perhitungan total kasus positif Covid-19 dibagi jumlah pasien meninggal.

“Yang meninggal dibagi jumlah konfirm positif. Kami hitung antara 8 sampai 8,5 persen mortality rate-nya. Itu tinggi. Kalau bisa di bawah 5 persen,” ucap Husnul, Sabtu (11/7/2020).

Dia mengatakan tingginya mortality rate itu disebebkan komorbid atau penyakit penyerta yang diderita si pasien. Komorbid itu seperti diabetes melitus (DM), jantung, hipertensi dan stroke. Rerata usia pasien meninggal adalah 50 tahun ke atas.

“Komorbidnya diantaranya diabetes, hipertensi dan juga jantung,” katanya.

Husnul menyebut tracing yang baik mengakibatkan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Malang terus bertambah. Dia menilai hal itu bagus karena mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Sehingga nanti angka kesembuhan konfirm positif Covid-19 itu tinggi,” ujar dia.

Husnul mengungkapkan sejumlah rumah sakit di Kota Malang memang penuh. Namun, dia menjamin pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan tetap akan dilayani.

“Kemarin update, Hermina penuh, Asisyiah juga. Tapi Saiful Anwar yang sudah pembukaan paviliun itu masih ada ruang,” tutupnya.

VIRAL Foto Yan Vellia & Saputri Ketemu, Gelagat Keduanya hingga Sikap Anak Didi Kempot, Gold Momen

Anang Hermansyah Mengganjal Atta Ingin Nikahi Aurel, Ashanty Syok, Nagita Slavina: Bunda Pucet

Jelang New Normal, Pemkot Malang Segera Launching Pasar Online, Catat 10 Lokasinya Disini

Saat ini terdapat 326 kasus positif di Kota Malang. Rinciannya, 209 pasien menjalani perawatan dan isolasi, 88 pasien sembuh dan 26 orang meninggal dunia. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 208 orang dan 41 pasien telah meninggal dunia.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved