Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Pemkot Batu Terus Gencarkan Rapid Tes di Masyarakat dan ASN, Optimis Tekan Laju Sebaran Covid-19

Pemkot Batu terus menggelar tes cepat masif baik untuk masyarakat umum atau pun Aparatur Sipil Negara (ASN). Berupaya menekan laju sebaran Covid-19.

SURYA/BENNI INDO
Anggota DPRD Batu yang menjabat sebagai Ketua Komisi B, Hari Danah Wahyono, saat menjalani tes cepat di Balai Kota Among Tani. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU -   Berupaya menekan laju penyebaran virus Corona ( Covid-19 ), Pemkot Batu menggelar tes cepat masif.

Hal itu tidak hanya terhadap masyarakat saja, namun juga terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan tes cepat atau rapid test kepada ASN, terutama yang kerjanya bersentuhan atau memberi pelayanan langsung kepada masyarakat.

Foto Polisi Jadi Sarana Promosi Auto Gajian, Kapolres Tulungagung Ancam Anggota Jika Membekingi

Terungkap Penyebab Sopir Truk Ekspedisi Tewas di Samping Truknya di Pergudangan Margomulyo Surabaya

Tes cepat ini dilakukan setelah sebelumnya Dinkes Batu melakukan tes cepat terhadap warga.

"Kami melakukan tes cepat bagi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu. Totalnya ada 70 orang yang ikut. Hasilnya negatif semua," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati.

Diterangkannya, tes cepat tersebut merupakan inisiatif dari Kepala Dinas PMPTSPTK.

Terungkap Penyebab Sopir Truk Ekspedisi Tewas di Samping Truknya di Pergudangan Margomulyo Surabaya

Tempat Karaoke di Mojokerto Belum Boleh Beroperasi saat Pandemi, Wali Kota Ning Ita Beber Alasannya

Hal itu sebagai antisipasi persebaran Covid-19 di SKPD lebih luas. Apalagi pegawai di dinas perijinan tersebut banyak bertemu dan melayani masyarakat.

Susan menambahkan, pihaknya masih menunggu beberapa SKPD untuk mengajukan tes cepat. Terutama bagi SKPD yang bersentuhan atau melayani masyarakat secara langsung.

"Untuk dinas-dinas yang ingin mengajukan, tinggal mengajukan ke Dinkes. Kemudian akan ditindak lanjuti," terangnya.

Hingga saat ini, Dinkes mencatat sudah ada sekitar 9200 orang yang dilakukan tes cepat. Hasilnya sekitar 200 orang reaktif. Kemudian dilakukan tindak lanjut dengan swab test dan isolasi mandiri 14 hari.

Jumlah rapid test tersebut terdiri dari berbagai unsur. Baik ASN maupun dari warga, termasuk juga hasil pelacakan.

Termasuk bagi pedagang dan wisatawan di tempat keramaian seperti pasar, alun-alun, kafe hingga terminal.

Per 13 juli 2020, terdapat 126 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu. 31 orang dilaporkan sembuh dan 7 orang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Sedangkan warga meninggal dunia dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 12 orang.

Penulis: Benni Indo

Editor: Heftys Suud

Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved