Virus Corona di Banyuwangi

Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi Gelar Razia di Tempat Karaoke, Tak Ada Satupun Lolos Verifikasi

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi gelar razia untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan di tempat karaoke.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi menggelar razia untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan di tempat karaoke keluarga, Kamis (16/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi menggelar razia setiap hari untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan virus Corona ( Covid-19 ) pada tempat usaha. 

Kali ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi mengevaluasi dibukanya tempat-tempat hiburan seperti tempat karaoke keluarga yang saat ini masih tahap simulasi.

"Untuk karaoke keluarga, saat ini pada tahap simulasi. Kami evaluasi apabila mereka sudah menerapkan protokol kesehatan, akan diberi stiker tanda lolos sertifikasi protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, Kamis (16/7/2020).

Terdapat lima tempat karaoke keluarga yang dirazia.

Dari lima tempat tersebut, tidak ada satupun yang lolos verifikasi. Masih terdapat syarat-syarat yang tidak dipenuhi. 

Bupati Anas Apresiasi Kinerja Kades dan BPD Tangani Pandemi Covid-19 di Banyuwangi

Anggaran Perlindungan Anak di Desa Tulungagung Terkendala Covid-19, Hanya 34 Desa yang Menganggarkan

Misalnya satu ruangan maksimal hanya diisi oleh empat atau dua pengunjung sesuai dengan ukuran ruangan, mikrofon yang tidak dibungkus, terdapat ruang isolasi, dan lainnya.

"Kami telah lakukan evaluasi, tidak ada satupun yang lolos verifikasi. Kami akan berikan stiker sertifikasi apabila semua syarat protokol kesehatan sudah dipenuhi," kata MY Bramuda.

Kepala Satpol PP Banyuwangi, Anacleto Da Silva, mengatakan, selain melakukan evaluasi protokol kesehatan, razia ini juga bagian dari penertiban Peraturan Daerah (Perda) Banyuwangi bagi tempat hiburan.

"Kami juga ingin memastikan tempat-tempat ini sesuai dengan Perda," kata Anacleto Da Silva.

Unagi Banyuwangi Punya Kualitas Terbaik di Indonesia, Dikirim ke Berbagai Negara, Terutama Jepang

Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi Gelar Razia, Tempat Usaha Langgar Protokol Kesehatan Bakal Ditutup

Sejauh ini menurut Anacleto Da Silva, terdapat 9 tempat usaha yang ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan dan Perda. 

"Penutupan ini hanya sementara. Pelaku usaha bisa membuka kembali apabila sudah memberikan peryataan tertib protokol kesehatan. Apabila masih melanggar izin usahanya kami cabut," kata Anacleto Da Silva.

Tidak hanya tempat-tempat usaha, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banyuwangi yang berasal dari gabungan Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) Banyuwangi, secara bergiliran siang dan malam hari menggelar razia di tempat-tempat keramaian. 

Seperti di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gendoh, Kecamatan Sempu, Rabu (15/7/2020) malam.

Pemkab Jember Kembali Fasilitasi Rapid Test Bagi Peserta UTBK SBMPTN Tahap 2, Digelar di 31 Lokasi

17 Juli PDIP akan Umumkan 6 Rekomendasi untuk Pilkada Jawa Timur, Termasuk Surabaya?

Di sana petugas menertibkan masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Bahkan petugas memberikan sanksi sosial dengan menghukum push up pada mereka yang membandel tidak mau mengenakan masker. 

"Setiap menggelar razia, kami membawa masker untuk dibagikan pada masyarakat. Mereka yang membandel dihukum push up," ujar MY Bramuda.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved