Breaking News:

Polisi Beberkan Tempat Persembunyian Komplotan Pembobol Rumah Mewah di Surabaya: Kerap Ganti Hotel

Polisi terus memburu rekan pelaku pembobolan rumah mewah yang meresahkan di Surabaya.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jenazah pembobol rumah di Surabaya, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi terus memburu rekan pelaku pembobolan rumah mewah yang meresahkan di Surabaya.

Usai menindak dua pelaku pembobolan rumah mewah itu dengan tindakan tegas dan terukur, kini polisi terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

Hingga saat ini, masih ada tiga orang pelaku yang menjadi buruan polisi.

Ketiganya terdiri dari dua eksekutor dan satu penadah.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, hotel tempat komplotan ini tinggal dan berkumpul sudah kosong saat didatangi.

Pengakuan Pria Banyuwangi yang Nikahi Gadis 12 Tahun, Video Saat Diinterogasi Viral

Banyak Cafe Baru Kota Malang Terdata WP Saat Tansisi New Normal, Bapenda Apresiasi: Mereka Teladan

Hasil penyelidikan, diketahui mereka tinggal di hotel itu selama tiga hari.

"Diduga kuat mereka kerap berpindah hotel untuk menghilangkan jejak. Dan hotel itu digunakan sebagai safe house mereka," ujar Agung, Kamis (16/7/2020).

Mahasiswa dalam Getol Jatim Nilai DPR RI Malfungsi: Keselamatan Rakyat Kecil Harus Diutamakan

Dilihat dari cara melakukan aksinya, komplotan pembobol rumah mewah ini tak pernah menyimpan barang hasil curiannya terlalu lama.

"Analisa kami, mereka sudah punya penadah yang siap menampung barang hasil curiannya. Jadi sudah siap uang. Kemungkinan transaksinya di hotel," tambahnya.

Mahasiswa Ini Bernasib Apes, Pinjam Motor ke Teman, Motor Malah Hilang Dicuri, Lihat Endingnya

Cerita 2 Pemuda Gresik Tak Takut Covid-19 & Tak Pakai Masker, Dihukum Naik Ambulans, Lihat Reaksinya

Seperti diberitakan sebelumnya, Dua dari lima komplotan tersangka perampokan di Jalan Rangkah I, Tambaksari, Surabaya dan Jalan Tegalsari, Surabaya berakhir di kamar mayat RSUD Dr Soetomo.

Dua tersangka itu adalah Didi Prabo alias Eko Begog alias Budi Prakoso (53) warga Jakarta dan Antoni (59) warga Tanggerang, terpaksa diberi tembakan tegas terukur lantaran berusaha kabur dan melawan petugas.

Barcelona Vs Osasuna, Blaugrana Wajib Menang sambil Berharap Real Madrid Tersungkur

Sementara dua eksekutor lainnya berhasil melarikan diri, dan satu orang yang diduga penadah juga tengah dalam kejaran petugas.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved