Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Fakta Miris Makam Takmir Masjid di Gresik Dibongkar Polisi, Ada Luka Jasad & Otopsi 3 Jam: Dibunuh?

Polisi membongkar sebuah makam di Desa Serah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.Makam yang dibongkar adalah makam takmir masjid bernama Askuri.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Petugas saat melakukan proses otopsi di makam seorang takmir masjid di Desa Serah, Kecamatan Panceng, Gresik, Senin (20/7/2020). 

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Polisi membongkar makam di Desa Serah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Makam yang dibongkar adalah makam seorang takmir masjid bernama Askuri.

Diduga meninggalnya pria berusia 76 tahun ini tidak wajar.

Saat ditemukan meninggal di rumahnya, jasad Askuri mengalami sejumlah luka memar di pelipis kanan kemudian ada bercak darah di badan dan kepala.

Kebakaran di Toko Bangunan Gresik Berhasil Dipadamkan, Lima Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api

BPNT Bagi KPM di Gresik Tak Kunjung Ada Perbaikan, Warga Masih Terima Bansos di Bawah Rp 200 Ribu

Api Belum Padam, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Dalam Kebakaran Toko Bangunan di Gresik

Proses otopsi berjalan tertutup. Area makam desa setempat diberi garis polisi. Tenda biru berada tepat disamping makam Askuri untuk tempat polisi melakukan pemeriksaan.

Makam askuri yang berada di tengah area makam dikelilingi kain berwarna biru.

Hal ini membuat warga penasaran, mereka duduk di makam melihat proses otopsi jasad dari jauh.

Kapolsek Panceng, AKP Daeng Jannah belum bisa berbicara banyak. Karena otopsi dilakukan tertutup dan dilakukan langsung oleh tim Forensik dari Polda Jatim.

"Hasilnya belum, masih menunggu otopsi dari Polda," kata dia, Senin (20/7/2020).

Diketahui proses otopsi jasad takmir masjid ini berlangsung lama. Sejak pukul 09.00 Wib hingga Rp 12.00 Wib. Selanjutnya, jenazah Askuri kembali dikubur di lokasi yang sama.

Kepala Desa Serah, Abdul Said berharap agar kejadian ini bisa terungkap yang sebenar-benarnya. Almarhum dikenal sebagai tokoh masyarakat.

"Semoga setelah otopsi ini bisa ada titik terang penyebab kematian dari pak Askuri. Karena meninggalnya ini ada kejanggalan. Orangnya tidak sakit tapi meninggal dengan kondisi bersimbah darah di kasur dan lantai rumah," pungkasnya.

Diketahui, Askuri tinggal seorang diri. Orang yang pertama kali menemukan takmir masjid ini meninggal dengan kondisi bersimbah darah adalah adik kandungnya sekitar pukul 07.30 Wib di dalam rumah.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved