Breaking News:

Pilkada Malang

Batas Waktu untuk Sam HC-Gunadi Perbaiki Jumlah Syarat Dukungan Jika Ingin Ikut Pilkada Malang 2020

KPU Kabupaten Malang memberikan batas waktu kepada Heri Cahyono dan Gunadi Handoko memperbaiki jumlah minimal syarat dukungan calon perseorangan.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bakal Calon Bupati Malang, Heri Cahyono, Selasa (21/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - KPU Kabupaten Malang memberikan batas waktu kepada pasangan independen, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko untuk memperbaiki jumlah minimal syarat dukungan calon perseorangan untuk maju dalam Pilkada Malang 2020.

Kesempatan tersebut diberikan jika pasangan Malang Jejeg itu tak mampu meraih jumlah syarat dukungan sebanyak 129.796 suara.

"Batas waktunya 25 Juli 2020 sampai dengan 27 Juli 2020. Terserah mau menyerahkan dukungan kapan," jelas Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan hasil rekapitulasi sesi pertama dari 129.796 suara yang harus dipenuhi, Heri Cahyono-Gunadi hanya meraih 72.603 suara valid.

Alhasil, butuh 57.193 suara lagi agar bisa melenggang dalam kontestasi Pilkada Malang, Desember 2020 mendatang.

Sam HC Tinggalkan Ruang Sidang Verifikasi Faktual Calon Perseorangan: Waktunya Sepeda Motoran

Gadis Dibawah Umur Terlibat Peredaran Narkoba Kota Malang, Tukar Vapor dengan Sabu dan Ganja

Anis Suhartini menerangkan, pasangam Heri Cahyono-Gunadi masih berpeluang lolos, meski pada verifikasi faktual menunjukan hasil tidak memenuhi syarat minimal dukungan.

"Karena masih ada masa perbaikan untuk memenuhi syarat minimal dukungan calon perseorangan," terang Anis Suhartini.

Bakal Calon Bupati Malang, Heri Cahyono masih optimistis bakal memenuhi syarat mininal dukungan calon perseorangan untuk maju Pilkada Malang 2020

"Masih 100 persen," tutur Heri Cahyono.

Lestarikan Budaya Lokal, Disdikbud Kota Malang Bakal Gelar Seni Virtual Bertajuk Malang Culture

Maling Sikat 2 Sepeda Ontel Rp 14 Juta di Teras Rumah Warga Kota Malang, Tinggalkan Jejak Kaki

Pria asal Kasembon, Kabupaten Malang ini bersedia melakukan perbaikan jika pada verifikasi faktual, pihaknya benar-benar tidak memenuhi syarat.

"Hari ini masih belum selesai. Ini pleno belum diputuskan," beber Heri Cahyono.

Heri juga turut berkomentar terkait adanya syarat dukungan yang tidak memenuhi syarat.

"Tidak apa-apa itukan demokrasi. Selanjutnya memperbaiki sesuai dengan aturan KPU.‚Äč Tinggal memperbaiki kekurangan saja," ungkap pria yang akrab disapa Sam HC itu.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved