Breaking News:

Mahasiswa Blitar Tolak RUU Omnibus Law

BREAKING NEWS - Mahasiswa Blitar Gotong Keranda Mayat ke Gedung DPRD, Tolak RUU Omnibus Law

Bawa keranda mayat, Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Blitar: tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

SURYA/SAMSUL HADI
Mahasiswa menggelar aksi menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di depan DPRD Kota Blitar, Jumat (24/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Blitar, Jumat (24/7/2020).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang sedang dibahas di DPR RI.

Dalam aksi itu, para mahasiswa melakukan long march dari Kafe Merdeka menuju gedung DPRD Kota Blitar.

Tragis, Istri Tewas dengan Mata Melotot, Dicekik Suami saat Ingin Memeluk dan Tak Mau Cerai, Emosi

Sinopsis Drama Korea Suspicious Partner Episode 10 Jumat, 24 Juli 2020, di NET TV

Mereka berjalan kaki sambil membawa keranda mayat.

Para mahasiswa secara bergantian juga melakukan orasi dan teatrikal di depan gedung DPRD Kota Blitar. Teatrikal itu untuk menggambarkan demokrasi di Indonesia telah mati.

"Keranda mayat ini sebagai simbol kalau demokrasi di Indonesia telah mati," kata Korlap Aksi, Ardan Abadan.

Seminggu Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Ungkap Gelagat Aneh Editor Metro TV Yodi Prabowo Sebelum Tewas, Ibunda Bantah Tudingan Bunuh Diri

Ardan mengatakan pemerintah kurang transparan dalam pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Rakyat tidak dilibatkan dalam pembahasan RUU Omnibus Law. Pemerintah juga tidak mensosialisasikan RUU Omibus Law Cipta Kerja.

Menurutnya, mahasiswa meminta agar DPR melihat secara jernih isi dari Omnibus Law dari 11 sub klaster.

Mahasiswa merekomendasikan beberapa hal yang harus disampaikan DPRD Kota Blitar ke kepada DPR RI, khususnya pada pasal-pasal dan kluster-kluster yang merugikan bagi masyarakat.

"Kami juga minta DPR secara politik membatalkan Omnibus Law Cipta Kerja, dan agar rekomendasi dan semua yang kami sampaikan bisa tersampikan hingga ke DPR RI," katanya.

Penulis: Samsul Hadi

Editor: Heftys Suud

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved