Virus Corona di Jember

UPDATE CORONA di Jember Senin 27 Juli, Pasien Sembuh Tambah 22 Orang Sehari, Diagnosa Dipercepat

Pasien positif terpapar virus Corona yang sembuh di Jember terus bertambah. Tercatat jumlah pasien yang sembuh terbilang banyak yakni 22 orang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Arie Noer Rachmawati
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pasien positif terpapar virus Corona yang sembuh di Jember terus bertambah.

Bahkan pada Minggu (26/7/2020), tercatat jumlah pasien yang sembuh terbilang banyak yakni 22 orang.

Sedangkan jumlah positif baru, ada dua kasus.

Pembelajaran Daring Siswa PAUD-TK Kata Pakar Tak Efektif, Inilah 3 Contoh Pola yang Bisa Diterapkan

Sehingga pada Minggu (26/7/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Jember mencapai 291 orang dengan rincian 140 orang sembuh (48,11 persen), 143 orang masih dirawat (49,14 persen), dan delapan orang meningga dunia (2,75 persen).

Sedangkan total kasus kontak erat mencapai 2.718, dan kasus suspek mencapai 182.

"Jumlah pasien sembuh hari ini mencapai 22 orang, jadi ada tambahan pasien sembuh sebanyak 22 orang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas/Satgas Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono, Minggu (26/7/2020) malam.

Viral Cerita Mahasiswi Semester 3 Hamil Anak Kembar Ditinggal Pacar: Aku Mutusin Bakal Rawat Anakku

Polisi Bongkar Aliran Dana Yodi Prabowo Tes HIV di RSCM, Diduga Penyebab Depresi hingga Bunuh Diri

Untuk dua kasus positif baru merupakan kasus ke-290 dari Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul, dan kasus ke-291 dari Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Jember Faida mengatakan, dirinya optimistis jumlah pasien sembuh akan terus bertambah.

Sebab saat ini, ada percepatan penegakan diagnosa. Salah satunya rantai pemeriksaan warga yang kontak erat diperpendek.

Kasus Kontak Erat Pasien Covid-19 di Jember Melonjak, Tembus 2.718 Orang, Langsung Jalani Tes Swab

Ketika ada kasus positif ditemukan, maka mereka yang dilacak pernah melakukan kontak erat dengan kasus positif, kini langsung menjalani tes swab.

Hal ini mempercepat penegakan diagnosa.

"Karenanya memang ada antrean spesimen yang harus diswab. Karena saat ini mereka yang kontak erat harus langsung tes swab sehingga bisa ditangani secara cepat. Saya optimistis, pasien sembuh akan terus bertambah," ujar Faida.

Penulis: Sri Wahyunik

Editor: Arie Noer Rachmawati

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved