Pegawai Kecamatan Bubutan Positif Corona

BREAKING NEWS - Enam Pegawai Kecamatan Bubutan Terpapar Corona

Sejumlah pegawai di lingkungan Kecamatan Bubutan Surabaya dikabarkan terpapar Covid-19.

Tayang:
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi pasien positif Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah pegawai di lingkungan Kecamatan Bubutan Surabaya dikabarkan terpapar Corona.

Camat Bubutan Eko Kurniawan Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

Dia menyebut jumlahnya ada enam orang.

Saat ini pun, pihaknya sudah melaporkan hal itu pada Pemkot Surabaya.

Arema FC Sebut Telah Rampungkan 90 Persen Renegosiasi Kontrak dengan Pemain

Makam Sunan Bonang Kembali Dibuka, Waktu Berdoa Bagi Peziarah Dibatasi 25 Menit

"Yang pasti kita sudah laporan," kata dia saat ditemui usai acara di Kantor BPB Linmas Surabaya, Selasa (28/7/2020).

Dia enggan menjelaskan detail terkait hal itu.

Hanya saja, dia memastikan jika keenam pegawai yang merupakan staf di bagian administrasi tersebut telah dikirimkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk menjalani isolasi.

"Sudah di Asrama Haji semua," terang dia.

Gelar Rapid Test Kloter Kedua, Masih Ada Saja Pemain dan Pelatih Arema FC yang Belum Ikut

Gagal Pesta Sabu, Tiga Sekawan di Surabaya Disergap Polisi

Saat ini pihaknya tengah menunggu arahan dari Pemkot Surabaya terkait kantor pelayanan apakah akan tutup lantaran hal itu.

Dia belum bisa berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

Apalagi menurutnya, saat ini jajaran di Kecamatan Bubutan terus berupaya menekan angka penyebaran virus Corona ini.

Warga yang saat ini membutuhkan treatment disebut terus diperhatikan oleh pihak kecamatan.

Sinopsis Film Big Game, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini Selasa (28/7/2020) Pukul 23.30 WIB

Pura-pura Mau Bayar Utang, Ketua RT di Bandung Nekat Bunuh Warganya dan Ambil Uang Korban Rp 10 Juta

"Kita terus konsen sampai ada arahan dari pimpinan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto saat dimintai tanggapan mengatakan perlu mengecek terkait hasil tesnya.

Selain itu, juga akan dilaporkan pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Coba kita cek nanti, tapi yang jelas kalau seperti itu kita akan laporkan dulu pada Bu Wali Kota, biasanya diminta untuk WFH," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved