Tega, Maling di Surabaya Gondol Motor Teman, Pelaku Manfaatkan Sosmed dan Kepercayaan Korban

Polrestabes Surabaya bongkar modus pelaku, dalam melancarkan aksi penipuan dan penggelapan sejumlah sepeda motor

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Istimewa
PENGAKUAN - Tersangka penipuan dan penggelapan sejumlah sepeda motor, dengan memanfaatkan kedekatan emosional kepada korban, Diorama Alamsyah Putra (baju tahanan), saat dimintai keterangan di Mapolrestabes Surabaya. Tersangka ternyata mencari korban Curanmor, melalui media sosial.Aksi terakhir tersangka yakni menyasar Alvian Tri Ramadhan, warga Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Sepeda motor korban dicuri dengan cara dipinjam untuk cari makan 

Ringkasan Berita:
  • Diorama Alamsyah Putra (27) diduga melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor dengan memanfaatkan hubungan pertemanan. Dalam kasus terakhir, ia meminta dijemput korban di Terminal Bungurasih lalu meminjam motor Yamaha N-Max korban dan tidak mengembalikannya.
  • Saat diperiksa polisi, pelaku mengaku mencari calon korban melalui media sosial dengan memilih orang yang dianggap mudah diperdaya. Motor yang berhasil dibawa kabur kemudian dijual, dan uangnya digunakan untuk konsumsi minuman keras.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya bongkar modus pelaku, dalam melancarkan aksi penipuan dan penggelapan sejumlah sepeda motor, dengan memanfaatkan kedekatan emosional kepada korban.

Untuk diiketahui tersangka adalah Diorama Alamsyah Putra (27), asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Aksi terakhir tersangka yakni menyasar Alvian Tri Ramadhan, warga Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.

Sepeda motor milik pemuda berusia 24 tahun merk Yamaha N Max tahun 2020 warna merah, nopol L 2516 PY, dibawa kabur oleh pelaku pada Selasa (28/4/2026).

Kejadian berawal dari pelaku menghubungi korban, minta tolong dijemput di Terminal Bungurasih Sidoarjo, karena pelaku baru dari Kota Malang.

Selanjutnya tersangka mengajak korban ke tempat kosnya di Jalan Wonocolo Gang Benteng 1 Surabaya.

Sesampainya di tempat kos, tersangka meminjam sepeda motor milik korban untuk membeli makan. 

Baca juga: Marak Pencurian Jeruk di Banyuwangi: Pemuda Dihajar Warga di Gambiran, Karung Jadi Bukti

Namun setelah ditunggu berjam jam, pelaku tidak kunjung kembali, hingga akhirnya korban melaporkannya ke polisi.

Dalam video yang diunggah di akun instagram milik Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan, luthfie.daily, Selasa (2/6/2026), tersangka ternyata mencari korban Curanmor, melalui media sosial.

“Saya cari di sosmed, kira-kira siapa yang gampang (jadi korban curanmor,red) gitu,” ucap Diorama.

Kombespol Luthfie yang memimpin langsung proses interogasi, menyesalkan perbuatan pelaku. 

Terlebih lagi, salah satu korbannya rela menempuh jarak jauh dari Benowo, hanya untuk menjemput tersangka di Terminal Bungurasih.

“Jauh-jauh dari Benowo, jemput kamu, terus kamu apusi (bohongi). Temenmu lho bela-belain jemput kamu, ternyata jemput serigala,” ketus Kombespol Luthfie.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved