Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Berkat Monitoring Ketat, Sudah 864 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Kogabwilhan II Surabaya 'Diwisuda'

Jumlah pasien virus Corona yang sembuh dari RS Lapangan Kogabwilhan II terus meningkat. Per 28 Juli 2020 ada 864 pasien 'diwisuda', dipulangkan.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Per 28 Juli 2020, 864 pasien yang diwisuda dari total 948 pasien yang dirawat di RS Lapangan, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah pasien virus Corona ( Covid-19 ) sembuh dari RS Lapangan Kogabwilhan II terus meningkat.

Per 28 Juli 2020, ada 864 pasien yang sembuh dari total 948 pasien yang dirawat di RS yang berlokasi di Jalan Indrapura, Surabaya.

Sedangkan pasien yang dirujuk ada 8 orang.

Petugas Gabungan Lamongan Intens Operasi Disiplin Protokol Kesehatan: Mari Putus Rantai Covid-19

Bonek Sambut Baik Keputusan Azrul Ananda Tak Terjun Ke Politik: Beliau Bakal Fokus untuk Persebaya

Satu persatu mereka dipulangkan dengan istilah 'diwisuda', karena sudah lulus atau tak lagi menjalani perawatan di RS Lapangan Kogabwilhan II.

Dokter Jaga Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II, Nurarifah mengatakan tingginya tingkat kesembuhan di RS Lapangan karena pihak rumah sakit memberikan nutrisi yang seimbang bahkan cenderung lebih kepada pasien.

"Makan sehari 3x, kita beri vitamin dan monitoring ketat mulai keluhan dan tanda vital pasien," kata Nurarifah.

Sopir Tronton Box Tewas di Kursi Kemudi, Truk Parkir di Bahu Jalan Tandes Sejak Kemarin: Mesin Nyala

Salah satu pasien yang sembuh, Devita, memberikan pujian kepada layanan di RS Lapangan yang menurutnya sudah maksimal terutama dalam memperhatikan nutrisi pasien.

Namun menurut Devita yang berprofesi sebagai Tenaga Kesehatan (Nakes), yang tidak kalah penting selain nutrisi adalah menjaga hati selalu bahagia agar imun tidak turun.

"Pada masyarakat saya juga berpesan agar mematuhi protokol kesehatan karena kita tidak hidup di zaman sebelum Covid-19. Maka dari itu patuhi lah peraturan dari pemerintah," kata Devita.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved