Breaking News:

Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof M Nuh Beber Manfaat Besar Bagi yang Gemar Wakaf

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat, Prof Muhammad Nuh membeberkan dampak besar jika masyarakat Indonesia gemar berwakaf,

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Ketua BWI Pusat, Prof Muhammad Nuh pada acara Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Lamongan Masa Jabatan 2019-2022 di Ruang Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (29/7/2020) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat, Prof Muhammad Nuh membeberkan dampak besar jika masyarakat Indonesia gemar berwakaf, ada berbagai dampak positif dan surplus di akhirat.

Nuh sebagai ketua BWI mengurasi makna besar dan dampak orang yang senantiasa berwakaf pada acara Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Lamongan Masa Jabatan 2019-2022 di Ruang Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, dengan berwakaf, infak dan shodaqoh berapapun itu insyaallah dapat menambah surplus kebaikan di akhirat.

Ia juga mengajak masyarakat Lamongan untuk tetap bersyukur di tengah pandemi Covid-19 ini. Dimana saat ini tersirat makna runtuhnya keangkuhan yang awalnya individualis perlahan-lahan peduli terhadap sesama, disana muncul sedekah, wakaf serta amalan positif lainnya.

" Dengan tetap menekankan prinsip saling memberi, menerima dan menghargai, " katanya kepada TribunJatim.com.

Liga 1 2020 Lanjut Tanpa Penonton, Kick Off Mulai 1 Oktober, Seluruh Pertandingan Digelar di Jawa

Respon Demo Blokade Jalan, Unair Minta Mahasiswa Lebih Bijak: Keringanan UKT Masih Diverifikasi

Kisah Aisyah 15 Tahun Tak Bisa Bangun, Kulit Mengelupas hingga Tubuh Bisa Kaku, Berawal dari Hajatan

Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, perlu kita menekan ego keangkuhan, dan saatnya saling peduli antar sesama. Pandemi ini contoh nyata manfaat wakaf, pemerintah dapat menyisihkan dana atau sisa APBD, bahkan mungkin ada infaq, shodaqoh maupun wakaf dari ASN.

"Nah itu dapat kita simpan, bisa untuk dana pandemi seperti sekarang ini atau beasiswa untuk anak-anak Lamongan,” paparnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu Ketua BWI Kabupaten Lamongan terlantik, Sisyanto berharap dukungan dari seluruh jajaran pemerintahan juga masyarakat Lamongan agar kepengurusan baru ini dapat menyelesaikan tugas kerja secara profesional.

“Mohon doa dan dukungan bapak Bupati beserta jajarannya, serta masyarakat Lamongan agar kepengurusan baru ini dapat menyelesaikan tugas kerja sebaik-baiknya dan secara profesional,” katanya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli menambahkan, Kabupaten Lamongan dengan penduduk mayoritas muslim tentu sangat berpotensi memiliki wakaf yang besar untuk dikembangkan.

"Jika dikelola secara profesional wakaf dapat menopang ekonomi masyarakat Lamongan, bahkan nasional, " katanya.

Ia berharap kepada pengurus yang baru dilantik, kedepannya dapat meningkatkan lagi kesadaran masyarakat untuk berwakaf. 99,6 persen masyarkat Lamongan beraga Islam. Jka wakaf ini dikelola dengan sungguh-sungguh dan profesional maka akan menjadi besar. Termasuk untuk pembangunan sekolah, musala maupun pesantren.( Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved