Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Diperpanjang hingga 31 Agustus, Berikut Rincianya dari Bapenda Jatim

Pemprov Jatim perpanjang pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga 31 Agustus 2020. Ringankan beban dampak Covid-19.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Kepala Bidang Pajak Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jatim, Purnomosidi (tengah). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur memperpanjang kebijakan pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga 31 Agustus 2020.

Semula kebijakan tersebut berlaku mulai 2 April 2020 hingga 31 Juli 2020. Kini diperpanjang lagi hingga 31 Agustus 2020.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Boedi Prijo Soeprajitno menjelaskan kebijakan ini diambil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk membantu meringankan beban wajib pajak.

Rekomendasi PDIP untuk Pilkada Gresik Diprediksi Turun Awal Agustus, Semoga ke Gus Yani-Ning Min

Download Lagu MP3 Gema Takbiran Idul Adha Merdu dari Alm Ustaz Jefri Al Buchori dan H Aswan Faisal

Juga dalam rangka pemulihan perekonomian di Jawa Timur akibat dampak virus Corona ( Covid-19 ).

Secara lebih rinci, Boedi menjelaskan sasaran kebijakan insentif pajak daerah meliputi pembebasan sanksi administrasi PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).

"Untuk sanksi administrasi PKB dan BBNKB diberikan untuk semua kendaraan bermotor baik roda 2, roda 3, roda 4 atau lebih dan alat berat, milik pribadi, badan, dan pemerintah," kata Boedi.

12 Gambar Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020, Cocok untuk Update Status di Media Sosial

Sebaran Virus Corona di Indonesia Kamis 30 Juli 2020, Jawa Timur Tambah 288 Kasus Baru

Sedangkan pengurangan pokok PKB untuk kendaraan bermotor dengan plat dasar hitam dan kuning yang dimiliki perorangan atau badan.

"Diskonnya untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga sebesar 15 persen. Sedangkan untuk roda empat atau lebih dan alat berat sebesar 5 persen," lanjutnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Jatim, Purnomosidi menjelaskan insentif tersebut berlaku untuk pendaftaran PKB tahunan, STNK 5 Tahun, peralihan hak, mutasi dan kendaraan baru yang dibayar sampai dengan 31 Agustus 2020.

"Kalau belum membayar PKB beberapa tahun maka pengurangan pokok pajak hanya berlaku untuk pembayaran PKB tahun terakhir," kata Purnomosidi.

Ia juga menegaskan setiap kendaraan bermotor hanya berhak mendapat satu kali insentif pengurangan pokok PKB.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved