Virus Corona di Jawa Timur
Insentif Perawat Tangani Covid-19 Disebut PPNI Jatim Belum Cair, Fraksi Golkar Siap Perjuangkan
Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim bertemu DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Kamis (30/7/2020) di DPRD Jatim.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Arie Noer Rachmawati
"Khususnya perawat yang terkonfirmasi positif," tambahnya.
Prof Nursalam mengungkapkan sebanyak 12 perawat di Jatim yang meninggal karena terpapar Covid-19.
Dari jumlah itu, baru keluarga dari tiga perawat yang menerima santunan dari pemerintah.
"Keluarga perawat yang meninggal mendapatkan santunan sebesar Rp300 juta. Baru untuk tiga perawat," tuturnya.
• Momen Idul Adha Ayu Ting Ting Berkurban bersama Keluarga, Tapi Sebut Ada yang Beda: Tahun Ini Enggak
Padahal, insentif diatur dalam SK Menteri yang menjanjikan perawat yang menangani Covid-19 secara langsung mendapatkan maksimal Rp7,5 juta.
Sedangkan untuk dokter maksimal mendapatkan insentif sebesar Rp10 juta.
"Sejauh ini perawat-perawat yang menangani Covid-19 baik di RSUD Dr Soetomo atau RS Haji belum menerima insentif tersebut," ujarnya. Nursalam mengaku belum mengetahui alasan belum dicairkannya insentif tersebut.
Penulis: Bobby Koloway
Editor: Arie Noer Rachmawati