Breaking News:

Keluar Kota Surabaya Sudah Bisa Lewat Rungkut Menanggal Lagi, Akses Masuk Tetap: Lewat Merr

Akses keluar Kota Surabaya lewat Jalan Rungkut Menanggal kembali dibuka. Kepala Dinas Perhubungan Irvan Wahyudrajad: akses masuk tetap lewat merr.

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Pengendara dari arah Surabaya yang melintas ke arah luar Kota di Jalan Rungkut Menanggal. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jalan Rungkut Menanggal kembali dibuka sebagai akses keluar Kota Surabaya, Sabtu (1/8/2020).

Pemkot Surabaya telah membuka satu lajur untuk dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

"Hasil rapat dengan Gugus Tugas, Kepolisian, TNI, dibuka bertahap arah luar kota," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, Sabtu (1/8/2020).

Bunuh Diri Studio Bareng SMS Gelar Workshop Cukil Kayu dan Mural: Jadi Obat Bosan Belajar Online

Menilik Masa Depan Gresik Bareng Wabup Qosim, Wilayah Selatan Prioritas: Cetak Pengusaha Muda Santri

Sementara untuk akses masuk ke Surabaya, seluruh kendaraan tetap diminta untuk melewati Merr.

Aktivitas sejak dibukanya jalan yang berbatasan dengan Perumahan Pondok Tjandra ini memang sudah ramai lancar.

Petugas dari Dishub, Satpol PP, BPB Linmas dan jajaran samping nampak bersiaga di lokasi. Sebab, beberapa pengendara yang dari luar kota terpaksa harus distop dan diarahkan untuk lewat Merr.

Pasangan QA Akhirnya Kantongi Rekomendasi Gerindra untuk Pilkada Gresik, Mesin Partai Siap Gerak

BREAKING NEWS: Partai Gerindra Resmi Usung Achmad Fauzi-Dewi Khalifah di Pilkada Sumenep 2020

Menurut Irvan, dibukanya jalan ini bukan serta merta tanpa alasan. Satu diantara pertimbangannya kawasan tersebut untuk saat ini sudah dinyatakan hijau. Meski begitu, evaluasi tetap akan dilakukan rutin.

Jalan tersebut memang sudah ditutup aksesnya sejak awal Juni 2020 lalu. Itu dilakukan guna menekan kasus penyebaran Covid-19 di sekitar kawasan tersebut.

Sementara itu, Camat Gunung Anyar Maria Agustin mengungkapkan, pertimbangan lain yang dipakai Pemkot adalah ekonomi warga atau pemilik usaha di kawasan itu. Maklum, banyak warga yang memiliki usaha disana.

Namun, Maria menegaskan warga tetap diminta untuk menjalan protokol kesehatan dengan disiplin. Hal itu wajib selama pandemi Covid-19 belum sepenuhnya usai.

"Pertimbangan ekonomi warga atau pemilik usaha sekitar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," terangnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved