Lebih dari Satu Bulan, Proyek Underpass di Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik Tak Kunjung Dikerjakan
Pengerjaan proyek underpass di Jalan Wahudin Sudirohusodo tak kunjung di mulai. Sudah satu bulan lamanya, belum ada progress berarti.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pengerjaan proyek underpass di Jalan Wahidin Sudirohusodo tak kunjung di mulai.
Sudah satu bulan lamanya, belum ada progress berarti dari pengerjaan underpass ini.
Pantauan di lapangan, lahan yang akan dikerjakan itu sudah dipersiapkan.
Sudah diberi garis pembatas.
Bahkan sosialisasi pengalihan arus lalu lintas pun juga sudah dilakukan jauh-jauh hari.
Namun tidak ada aktivitas di jalan tersebut.
• Ramalan Zodiak Besok Senin, 3 Agustus 2020: Kondisi Keuangan Leo Membaik, Aquarius Stres Sendiri
• 154 Destinasi Wisata Jatim Sudah Dibuka, Gunung Bromo Masih Tunggu Kesepakatan Empat Bupati
Diketahui, Dinas PUTR menjadwal pembangunan dimulai 1 Juli hingga 4 Desember nanti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengerjaan proyek itu terganjal izin dari Kementrian Perhubungan.
Sebab, proyek itu berada di jalan nasional.
Sekertaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari dinas bahwa izin belum juga turun.
Politisi PKB ini mengaku harusnya proses izin itu dilakukan sebelum lelang dimulai.
• RGS Yakin Beri Dukungan ke Pasangan QA untuk Pilkada Gresik, Pengalaman Qosim Jadi Pertimbangan
• New Normal, Kuliner Rujak Soto dan Rujak Gobet di Banyuwangi Laris Dikunjungi Wisatawan Domestik
Sehingga ketika pemenang lelang sudah ada, izin sudah keluar.
Tidak seperti ini. Dimana, proses lelang sudah selesai namun baru mengurus izin.
Diprediksi pengerjaan underpass akan molor.
"Kalau izinnya tidak keluar bagaimana ? Otomatis tidak jadi dibangun itu. Harusnya sudah dari awal diurus izinnya. Ini sudah molor satu bulan lho," kata Hamdi, Minggu (2/8/2020).
Perlu diketahui, Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 5,2 miliar untuk underpass itu.
• Hawa Nafsu Ayah Renggut Kesucian 2 Anak Gadis Sendiri, Bergantian, Dibujuk Pakai Uang Rp 50 Rbu
• Situasi Sulit, Joko Susilo Berharap Suporter Persik Bisa Pahami Jika Prestasi Persik Kurang Moncer
Dana itu hanya untuk membangun underpass.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Gunawan Setiaji selain pembangunan underpass perlu adanya pembukaan jalan baru di sebelah selatan jalan.
"Untuk lanjutannya akan dianggarkan tahun depan,” terangnya.
Sebelumnya, simulasi pengalihan arus pengerjaan proyek underpass ini membuat lalu lintas (lalin) untuk kendaraan roda 2 dan roda 4 dari arah Gresik Kota ke arah Terminal Bunder bisa melalui jalan alternatif.
• Tabir Kejahatan Dokter Bunuh Ratusan Orang, Mayat Diumpan ke Buaya, Kebengisan Terkuak
• Wisata Belanja Tugu di Malang Kembali Buka, Terapkan Protokol Kesehatan Bagi Pedagang dan Pengunjung
Yaitu dari Jalan Sumatera (depan kampus UMG) dan keluar di depan Perumahan Graha Kembangan Asri (GKA).
Sedangkan dari Bunder ke arah Gresik Kota jalan alternatifnya melalui jalan depan Perum GKA, menuju bundaran taman GKB dan putar balik kemudian keluar Pos Polisi Randuagung.
Sedangkan untuk kendaraan besa seperti roda 6 dari Surabaya ke arah Bunder atau Lamongan atau sebaliknya bisa melalui jalan Mayjen Sungkono, simpang empat Segoromadu sampai simpang tiga masjid Agung Gresik.