Breaking News:

Wisata Belanja Tugu di Malang Kembali Buka, Terapkan Protokol Kesehatan Bagi Pedagang dan Pengunjung

Pasar Wisata Belanja Tugu di Kota Malang kini beroperasi kembali. Setelah sebelumnya vakum hingga empat bulan lebih akibat pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Pemeriksaan suhu tubuh bagi pengunjung Pasar Wisata Belanja Tugu yang berada di area kompleks parkiran Stadion Gajayana, Minggu (2/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pasar Wisata Belanja Tugu di Kota Malang kini beroperasi kembali.

Setelah sebelumnya vakum hingga empat bulan lebih akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan pasar Wisata Belanja Tugu tersebut telah dibuka sejak dua minggu yang lalu.

"Hari Minggu (14/7/2020), sebanyak 280 pedagang yang ada di pasar Wisata Belanja Tugu telah kami perbolehkan untuk berjualan kembali. Meski begitu kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat baik bagi penjual maupun pengunjung. Seperti pengaturan jaga jarak, pemakaian masker dan face shield, serta pemeriksaan suhu tubuh," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (2/8/2020).

Musim kemarau, Warga di Kaki Gunung Penanggungan Mojokerto Alami Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Episode Terakhir 153 Minggu, 2 Agustus 2020, Serial India Tayang di ANTV

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengizinkan dua pasar dadakan untuk kembali beroperasional.

"Yaitu Pasar Wisata Belanja Tugu yang digelar tiap minggu di area kompleks parkiran Stadion Gajayana. Dan satunya lagi yaitu Malang Night Market yang ada di sepanjang Jalan Kyai Tamin," tambahnya.

Ia menerangkan bahwa pembukaan operasional pasar dadakan ini merupakan urgensi demi menggerakkan roda perekonomian di Kota Malang.

Dimana sesuai dengan gerakan Kota Malang dalam recovery ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Siswa SMP di Surabaya Direncanakan Bakal Kembali Masuk Sekolah, Begini Tanggapan Emak-emak

Ditanami Pohon Coklat di Sela-sela Makam, TPU di Kota Malang Kini Makin Hijau dan Rindang

"Pergerakan ekonomi tetap harus berjalan. Disamping bagaimana caranya agar para penjual dan pembeli harus aman dari Covid-19. Jadi dua hal ini harus berjalan dan sama sama seimbang," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan prosedur protokol kesehatan ketat.

Di dua pasar dadakan yang telah diizinkan kembali beroperasi.

Demi Lunasi Utang, Dede Sunandar Banting Setir Jualan Mie Ayam, Harga Semangkoknya Bikin Sule Emosi!

Salip Kendaraan Berujung Maut, Driver Ojol Gresik Meninggal dalam Perjalanan Antar Order Makanan

"Jarak pedagang harus 1,5 - 2 meter. Pedagang kami wajibkan memakai face shield dan masker. Jadi meski namanya pedagang kaki lima, namun kebersihan dan keamanan makanan yang dijual tetap terjaga," bebernya.

Tidak hanya penjual, penerapan protokol kesehatan juga diterapkan bagi pengunjung pasar.

"Ada tempat cuci tangan memakai sabun, hand sanitizer hingga cek suhu tubuh memakai thermo gun. Pengunjung juga wajib pakai masker, bila tidak memakai masker maka dilarang masuk ke dalam area pasar," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved