Breaking News:

Obituari Gus Im

Mengenang Gus Im, Sosok Adik Jenius di Mata Almarhum Gus Dur, 'Bergerak Dalam Senyap'

Mengenang sosok Gus Im versi Gus Dur dan Gus Mus. Adik jenius di mata Presiden ke-4 RI. Pemikirannya jadi manual gerakan intelektual muda NU.

ISTIMEWA/TRIBUNMANADO.COM
KH Hasyim Wahid (Gus Im) adik dari mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur).  

Oleh Saifullah Yusuf

Ketua PBNU, Wagub Jatim 2009-2019, dan founder Area Wisata Halal Ngopibareng Pintulangit, Prigen, Jawa Timur

TRIBUNJATIM.COM - Hingga Tuhan memanggil ke haribaan-Nya, Sabtu dini hari (1/8/2020), tak banyak masyarakat mengenal sosok KH Hasyim Wahid--adik kandung KH Abdurrahman Wahid ( Gus Dur).

Gus Im, sapaan orang dekatnya, amat jarang tampil. Ia sering bergerak dalam senyap. Tapi, lingkaran terbatasnya, dapat dengan baik menjelaskan jejak langkah Gus Im dalam pergerakan demokrasi Indonesia. 

Inilah sosok Gus Im versi Gus Dur dan Gus Mus.

Gus Dur pernah, bercerita soal kejeniusan sang adik. Dalam sebuah kesempatan, Presiden ke-4 RI itu, mengakui diskursus intelektual Gus Im sering jadi inspirasi.

Pengembaraan intelektual bungsu dari enam bersaudara ini, bermula dari rasa prihatinnya atas praktek ekonomi di era Orde Baru yang dinilainya tidak memihak kepada ekonomi kerakyatan. Ekonomi yang cenderung oligopoli dan dikuasai oleh segelintir elit.

Itulah yang, antara lain, mendorongnya ia mengambil jurusan ekonomi saat kuliah di Universitas Indonesia (UI).

Pandangan-pandanganya terkait ekonomi sering jadi bahan diskusi serius di kelompok terbatas lingkaran anak-anak Nahdlatul Ulama (NU).

Di kelompok ini, posisi Gus Im bagai suhu ; pemikirannya jadi manual gerakan intelektual muda NU.

Halaman
1234
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved